TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ruben Onsu memberikan pesan tegas kepada netizen yang menuding dirinya melakukan pencitraan saat merayakan ulang tahunnya yang ke-43 di sebuah panti asuhan.
Alih-alih mempermasalahkan komentar warganet, Ruben menegaskan bahwa kehadirannya bersama anak-anak di panti asuhan bukan sekadar untuk mencari perhatian publik.
Ia mengatakan, dirinya hanya ingin menjalankan hak sebagai orang tua untuk bertemu dengan anak-anak sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan melalui proses hukum.
Sikap Ruben tersebut muncul di tengah persoalan terkait hak dan kewajiban orang tua yang belakangan menjadi sorotan publik.
Menurutnya, pertemuan dengan anak bukanlah sesuatu yang semestinya dipersulit dengan persyaratan tambahan yang tidak pernah disepakati sebelumnya.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, turut memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.
Baca juga: Mengejutkan! Bukan Cuma Lisa Mariana, Ada Lebih dari 5 Perempuan Diduga Terima Dana Ridwan Kamil
Ia menilai, adanya persyaratan sepihak di luar kesepakatan tertulis terkait pertemuan orang tua dan anak justru dapat menjadi bentuk ketidaktaatan terhadap hukum.
Dalam kondisi tersebut, pihak Ruben juga meminta adanya penjelasan secara detail mengenai aliran dana nafkah anak.
Mereka menilai permintaan tersebut merupakan hal yang wajar, terlebih jumlah uang yang dikeluarkan disebut kerap mengalami perubahan.
Pihak Ruben Onsu ingin memastikan bahwa dana nafkah yang diberikan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak.
Menurut mereka, transparansi diperlukan agar tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari, terutama ketika nominal yang dikeluarkan berbeda-beda dan penggunaannya tidak dijelaskan secara rinci.
Persoalan ini pun mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Jasra Putra menyayangkan konflik yang terjadi antara kedua pihak justru semakin melebar ke ranah publik.
Menurutnya, permasalahan yang melibatkan orang tua seharusnya tidak sampai berdampak pada kondisi anak.
Baca juga: Terungkap Sosok di Balik Kasur yang Bikin Sarwendah Curiga ke Ruben Onsu, Ternyata Bukan Sembarangan
KPAI mendorong agar kedua belah pihak mengutamakan komunikasi dan menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi.
Jasra Putra berharap Ruben Onsu maupun pihak lainnya dapat menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama.
Sebab, konflik berkepanjangan antara orang tua dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta tumbuh kembang anak.
Di tengah sorotan publik tersebut, Ruben tetap menegaskan bahwa dirinya ingin menjalankan perannya sebagai seorang ayah dengan baik.
Ia berharap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa mengorbankan hak anak untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan hubungan yang sehat dengan kedua orang tuanya.
Sementara itu, tudingan mengenai pencitraan saat Ruben merayakan ulang tahunnya di panti asuhan menjadi bagian lain yang ikut ramai diperbincangkan netizen.
Namun, bagi Ruben, kegiatan tersebut bukan soal bagaimana dirinya terlihat di hadapan publik, melainkan tentang keinginannya untuk berbagi kebahagiaan sekaligus bertemu dengan anak-anak.
Ruben pun mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menilai sebuah tindakan hanya dari apa yang terlihat di media sosial.
Ia berharap persoalan pribadi yang sedang dihadapinya tidak semakin melebar dan justru mengganggu kepentingan anak.
Dengan kondisi tersebut, penyelesaian melalui mediasi dinilai menjadi jalan yang lebih baik dibandingkan saling memberikan pernyataan di ruang publik.
Semua pihak diharapkan dapat menurunkan tensi konflik dan mengutamakan masa depan serta kesejahteraan anak.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)