Mohamad Lakotani Siap Tampil sebagai Caketum KONI Papua Barat 2026-2030
Hans Arnold Kapisa August 19, 2026 10:44 AM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, memastikan dirinya tetap maju dalam pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026–2030. 

Kepastian itu disampaikan setelah ia kembali berkomunikasi dengan Gubernur Papua Barat terkait proses pencalonan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Barat.

Lakotani menegaskan, Gubernur Papua Barat memberikan kesempatan yang sama bagi semua pihak yang ingin maju dalam pemilihan Ketua KONI.

“Pak Wagub maju, tidak ada masalah. Artinya semua beliau persilakan, siapapun yang mau maju, silakan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026) malam.

Baca juga: Komitmen Bersama Sejumlah Cabor Dorong Musorprov KONI Papua Barat Segera Digelar

Dukungan Anggaran Musorprov

Dalam komunikasi tersebut, Gubernur juga menyampaikan perkembangan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Musorprov.

Lakotani menyebut proses administrasi pergeseran anggaran diharapkan rampung pekan ini, sebelum masuk melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan diteruskan ke KONI Papua Barat.

“Kalau minggu ini proses administrasi pergeseran sudah selesai, dananya bisa masuk ke Dinas Pemuda dan Olahraga lalu didorong ke KONI.

Mudah-mudahan minggu depan, jika semua persiapan teman-teman di KONI sudah dilakukan dengan baik, Musorprov ini bisa segera dilakukan,” katanya.

Menurutnya, persoalan pembiayaan selama ini menjadi kendala utama. Dengan tersedianya anggaran, ia optimis pemilihan kepengurusan definitif KONI Papua Barat dapat segera terlaksana.

Baca juga: Djoni Saiba: Pemprov Geser Rp600 Juta untuk Musorprov KONI Papua Barat 

Dukungan Cabor

Lakotani bersama sejumlah cabang olahraga (cabor) juga terus melakukan komunikasi dan pertemuan untuk mendorong Musorprov segera digelar.

Hingga kini, pertemuan telah dilakukan sebanyak empat kali.

“Kami sepakat bersama agar Musorprov KONI segera bisa digelar sebagai sarana pembentukan kepengurusan KONI yang definitif,” tegasnya.

Ia menilai kepengurusan definitif penting untuk mengakhiri masa kepemimpinan karateker KONI Papua Barat yang telah beberapa kali diperpanjang.

“Dalam organisasi yang sehat, karateker itu sekali. Kalau belum maksimal bisa diperpanjang dua kali. Kalau sampai tiga kali, artinya secara organisasi sudah tidak elok dan tidak sehat,” ujarnya.

Baca juga: E-Sport dan PERBASI Siap Bersinergi untuk KONI Papua Barat yang Inovatif

Tim Pemenangan

Ketua Tim Pemenangan Lakotani, Melkias Werinussa, menyebut pihaknya telah menghimpun dukungan dari sekitar 30-an cabor serta KONI kabupaten/kota yang memiliki hak suara.

Dari total sekitar 43 suara, pihaknya menargetkan minimal 32 dukungan.

“Yang sudah kami terima secara riil sekitar 13 dukungan. Kami berharap berkembang menjadi 25, ditambah dukungan KONI kabupaten, sehingga bisa sekitar 32 dukungan,” kata Melkias.

Sejumlah cabor yang disebut telah memberikan dukungan di antaranya PELTI, angkat besi, catur, tenis meja, FASI, hoki, dan lainnya.

Tim Lakotani juga terus melakukan pendekatan dengan KONI kabupaten/kota agar dukungan semakin bertambah menjelang Musorprov.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Musorprov KONI Papua Barat untuk memilih kepengurusan periode 2026–2030 ditargetkan dapat digelar pada akhir Agustus 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.