TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – PT Pelni Cabang Fakfak membuka penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Bantuan dari komunitas, organisasi, maupun kelompok masyarakat dapat disalurkan melalui Kantor Pelni Fakfak.
Kepala PT Pelni Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, menyampaikan pihaknya siap menampung bantuan hingga waktu pengiriman.
“Kami menerima bantuan dari masyarakat secara berkelompok, baik komunitas, himpunan, maupun organisasi kemasyarakatan yang ingin membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (19/8/2026).
Baca juga: Diaspora NTT di Manokwari Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores
Agus menjelaskan, pengiriman bantuan direncanakan menggunakan KM Labobar atau KM Umsini pada 29 Agustus 2026.
“Untuk sementara bantuan kita tampung di kantor terlebih dahulu, menunggu waktu keberangkatan kapal,” tandasnya.
Pelni Fakfak mensyaratkan agar bantuan berupa barang kebutuhan sehari-hari, seperti: Pakaian layak pakai; Selimut dan bantal; Kebutuhan bayi dan balita.
Agus menegaskan masyarakat diimbau tidak mengirimkan makanan atau barang yang mudah basi.
Baca juga: Pelni Fakfak: Trayek Manokwari-Jayapura Bisa Kembali Aktif Lewat Usulan Pemerintah Daerah
Pihak Pelni Fakfak juga menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT.
Rencana pengiriman bantuan ini disebut sebagai wujud kepedulian bersama sesama anak bangsa.
Gempa magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus lalu mengakibatkan kerusakan fasilitas publik, rumah warga, serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Hingga kini, ribuan pengungsi masih bertahan di tenda darurat.