50 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Dibekali Literasi Keuangan
suhendri August 19, 2026 12:50 PM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 50 penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan mengikuti program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (18/8/2026).

Program tersebut dirancang untuk memberikan bekal kepada penerima manfaat agar mampu mengelola manfaat yang diterima sekaligus mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang Evi Haliyati Rachmat mengatakan, para peserta program tersebut mendapatkan tiga materi utama, yakni literasi keuangan, kewirausahaan berbasis teknologi, serta pelatihan praktik.

Materi literasi keuangan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai cara mengelola uang secara bijak sehingga manfaat yang diterima tidak habis untuk kebutuhan konsumtif.

"Yang pertama itu literasi keuangan, jadi supaya penerima manfaat ini tahu menggunakan uangnya, tidak langsung dibelikan HP langsung habis," kata Evi kepada Bangka Pos, Selasa (18/8/2026).

Setelah memahami pengelolaan keuangan, para peserta kemudian dikenalkan dengan kewirausahaan yang memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Teknologi tersebut sebagai salah satu alat yang dapat digunakan peserta untuk mengembangkan usaha, terutama dalam membangun identitas produk dan memasarkannya.

"Jadi membuat branding, membuat promosi atas produk-produknya itu menggunakan AI," ujar Evi.

Tidak berhenti pada pemberian materi, BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak peserta mengikuti workshop pembuatan minuman kekinian sebagai bagian dari pelatihan praktik.

Evi menyebutkan, 50 peserta yang mengikuti program tersebut memiliki latar belakang berbeda.

Ada penerima manfaat yang telah menjalankan UMKM, namun ada pula yang sebelumnya belum memiliki usaha dan berstatus sebagai ibu rumah tangga.

"Ini semua (seluruh peserta) penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Jadi macam-macam, ada yang sudah punya UMKM sebelumnya, ada yang memang murni ibu rumah tangga," kata Evi.

Lebih lanjut, Evi menjelaskan, program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian bukan berupa pemberian uang tunai kepada peserta.

Namun, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan yang diharapkan dapat menjadi modal bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha maupun menciptakan sumber pendapatan baru.

Pendampingan juga akan dilanjutkan melalui monitoring untuk melihat perkembangan para peserta setelah mengikuti program.

"Nanti ada monitoring setelah ini ya. Kami pun ada targetlah ya, target untuk mana yang berhasil dari sini, 50 persennya, kemudian selanjutnya ada monitoring selanjutnya," tutur Evi.

Wali kota mendukung

Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian yang digulirkan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami, Pemerintah Kota Pangkalpinang, sangat mendukung, sangat men-support," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin.

"Kami memfasilitasi kegiatan ini agar tujuannya tentu memberikan manfaat ekonomi khususnya kepada masyarakat Pangkalpinang yang mengikuti pelatihan ini," ujarnya.

Menurut Saparudin, program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian memberikan keterampilan yang bisa menjadi bekal bagi penerima manfaat untuk membangun kembali semangat dan kemandirian ekonomi keluarga.

"Mereka diberikan bekal agar pertama tentu semangat, motivasi untuk bisa bangkit kembali. Kemudian mereka juga diberikan skill tambahan agar dapat bangkit untuk berusaha, menambah perekonomian keluarganya," kata Saparudin.

Lebih lanjut, dia berharap program pemberdayaan seperti ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan.

Peserta pelatihan diharapkannya mampu mengembangkan keterampilan yang didapat menjadi kegiatan produktif dan usaha yang berkelanjutan.

Menurut Saparudin, makin banyak warga yang memiliki keterampilan dan mampu menciptakan sumber penghasilan sendiri, maka makin besar pula peluang untuk memperkuat perekonomian keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. (t2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.