PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Panti Lansia Muhammadiyah Al Maa'uun, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.
Di tempat ini, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan berbagi perhatian dan kebahagiaan kepada para penghuni panti.
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung hadir melalui kegiatan bakti sosial yang ditujukan bagi para lanjut usia.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat tali kebersamaan dengan para lansia di momen peringatan kemerdekaan.
Kehadiran YBM PLN memberikan warna tersendiri bagi perayaan kemerdekaan di panti.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan kasih sayang agar para lansia tetap merasakan kehangatan kebersamaan serta perhatian dari lingkungan sekitar.
Panti Lansia Muhammadiyah Al Maa'uun telah menjadi wadah pelayanan kemanusiaan sejak 2007.
Panti tersebut dikenal sebagai rumah yang terbuka, inklusif, dan menjunjung semangat toleransi bagi para penghuninya.
Menariknya, para penghuni panti ini datang dari berbagai latar belakang keyakinan yang beragam, mulai dari Islam, Buddha, Katolik, hingga Kristen. Mereka hidup berdampingan dalam kedamaian dan keharmonisan.
Dalam sambutannya, General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menyampaikan bahwa kehadiran YBM PLN di Panti Lansia Al Maa'uun merupakan wujud nyata kepedulian sosial para pegawai PLN yang disalurkan melalui dana zakat dan infak.
Ira menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia harus dimaknai secara luas, termasuk memerdekakan para lansia dari rasa kesepian dan keterbatasan di masa senja mereka.
"Hari Kemerdekaan adalah momentum kita bersama untuk merenungkan arti pengorbanan dan kepedulian. Melalui kegiatan YBM PLN ini, kami ingin memastikan bahwa para orang tua kami di sini tidak merasa sendiri. Di usia senja mereka, kehangatan, perhatian, dan kasih sayang adalah bentuk kemerdekaan yang patut mereka nikmati. Keberagaman latar belakang para lansia di panti ini juga mengajarkan kita arti toleransi yang sesungguhnya," ujar Ira Savitri penuh kehangatan, dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Selasa (18/8/2026).
Bantuan yang diserahkan oleh YBM PLN meliputi paket kebutuhan pokok, nutrisi penunjang kesehatan lansia, perlengkapan harian, serta santunan kasih.
Para Srikandi PLN turut ambil bagian dengan berinteraksi secara personal, mendengarkan cerita masa lalu dan menemani para lansia berbincang ringan.
Pimpinan Yayasan Panti Lansia Al Maa'uun, Faruq, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar PLN UIW Bangka Belitung.
Menurutnya, kunjungan dan bantuan ini memberikan suntikan moril yang luar biasa bagi para pengurus maupun lansia yang tinggal di panti tersebut.
"Kami atas nama pengurus dan seluruh penghuni Panti Lansia Al Maa'uun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada YBM PLN UIW Bangka Belitung dan jajaran manajemen yang telah meluangkan waktu berkunjung di momen kemerdekaan ini,” kata Faruq.
“PLN memang rutin memberikan bantuan kepada kami. Bantuan yang diberikan sangat meringankan kebutuhan operasional kami. Lebih dari itu, kehadiran Bapak dan Ibu sekalian membawa energi kebahagiaan yang luar biasa bagi kakek dan nenek di sini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dan kelancaran tugas insan PLN dalam menerangi negeri," tuturnya dengan nada haru.
Melalui kegiatan sosial ini, YBM PLN UIW Bangka Belitung berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kehadiran PLN tidak hanya sebatas menghadirkan terang melalui aliran listrik di setiap rumah, tetapi juga menyalakan pelita harapan dan kasih sayang di hati setiap warga yang membutuhkan. (*/shi)