TRIBUNKALTIM.CO - Ponsel Android memiliki banyak fitur yang dapat membantu pengguna bekerja lebih cepat, menghemat baterai, hingga menjaga keamanan data pribadi.
Namun, tidak semua fitur tersebut langsung terlihat di layar utama.
Sejumlah pengaturan bahkan tersembunyi di dalam menu Setelan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Berikut lima trik Android yang bisa dicoba pada 2026 untuk membuat penggunaan ponsel lebih praktis.
Baca juga: Apakah Ada Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP? Cek Penjelasannya
Pengguna Android yang ingin menjaga aplikasi tertentu dari orang lain dapat memanfaatkan fitur Private Space.
Fitur ini menyediakan ruang terpisah di dalam perangkat untuk menyembunyikan dan mengatur aplikasi yang dianggap sensitif.
Private Space juga dapat menggunakan kunci tersendiri sehingga memberikan lapisan autentikasi tambahan.
Pada perangkat yang mendukung fitur tersebut, pengguna dapat membuka Setelan, kemudian mencari menu Private Space dan mengikuti petunjuk penyiapan.
Baterai cepat habis tidak selalu berarti baterai ponsel sudah rusak.
Ada sejumlah pengaturan yang dapat digunakan untuk mengurangi konsumsi daya.
Pengguna juga dapat mengaktifkan tema gelap dan menghapus akun yang sudah tidak digunakan.
Namun, pilihan pengaturan dapat berbeda tergantung perangkat dan produsen ponsel.
Memori penyimpanan yang hampir penuh dapat membuat pengguna kesulitan mengunduh aplikasi, menyimpan foto, atau merekam video baru.
Android menyediakan menu untuk melihat penggunaan ruang penyimpanan berdasarkan kategori.
Caranya, buka Setelan, kemudian pilih Penyimpanan.
Pada perangkat yang mendukung fitur tersebut, pengguna juga dapat memanfaatkan opsi Kosongkan ruang penyimpanan untuk membantu menghapus data yang tidak lagi diperlukan.
Salah satu trik penting untuk menjaga privasi adalah rutin memeriksa izin yang diberikan kepada aplikasi.
Aplikasi dapat meminta akses ke kamera, mikrofon, lokasi, kontak, foto dan video, hingga file yang tersimpan di perangkat.
Pengguna dapat membuka Setelan, masuk ke Aplikasi, memilih aplikasi yang ingin diperiksa, kemudian melihat dan mengubah izin yang diberikan.
Android juga memiliki opsi untuk menghentikan aktivitas aplikasi yang tidak digunakan sehingga izin tertentu dapat dikelola secara lebih baik.
Jika sebuah aplikasi meminta akses yang tidak masuk akal dengan fungsi utamanya, pengguna sebaiknya berhati-hati.
Baca juga: Cara Mengganti dan Memindahkan WhatsApp ke HP Baru Saat Nomor Lama Tidak Aktif
Layar utama Android tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan ikon aplikasi.
Pengguna dapat menambahkan widget, pintasan aplikasi, maupun mengatur posisi aplikasi favorit agar fitur yang sering digunakan dapat diakses lebih cepat.
Untuk menambahkan pintasan, pengguna dapat mengetuk lama ikon aplikasi.
Jika aplikasi mendukung pintasan, sejumlah pilihan tindakan akan muncul dan dapat ditempatkan langsung di layar utama.
Widget juga dapat digunakan untuk menampilkan informasi tertentu tanpa harus membuka aplikasi secara penuh.
Selain lima trik tersebut, Android terus mendapatkan pembaruan fitur.
Android 16, misalnya, membawa sejumlah peningkatan pada notifikasi, personalisasi, serta kontrol orang tua.
Pengguna juga mendapatkan pilihan personalisasi yang lebih luas, termasuk perubahan bentuk ikon dan tema monokrom.
Karena fitur Android dapat berbeda berdasarkan versi sistem operasi, merek, dan model perangkat, pengguna sebaiknya memeriksa pembaruan sistem serta panduan resmi produsen masing-masing.
Dengan memanfaatkan pengaturan yang sudah tersedia, pengguna tidak selalu membutuhkan aplikasi tambahan hanya untuk membuat ponsel lebih aman, hemat baterai, dan nyaman digunakan.