Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) agar wilayah Jakarta diguyur hujan, pada Rabu ini.

"Ini hujan yang memang ada modifikasi cuaca. Minimal ini membuat ada lebih segar sedikit walaupun belum maksimal karena memang awannya tidak ada," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, Rabu.

Pramono mengatakan, rekayasa cuaca untuk menciptakan hujan buatan dilakukan ketika ada awan, sekecil apa pun awan itu.

"Memang tadi sempat dua kali hujan. Break (berhenti) kurang lebih 30 menit, hujan lagi. Ini kelihatan bukan sesuatu hujan yang seperti pada musim hujan," kata dia.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta diselimuti awan tebal pada Rabu siang.

Selanjutnya, pada sore hari pukul 16.00 WIB, seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan.

Hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Sementara Jakarta Selatan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Hujan dengan intensitas ringan berlanjut hingga malam hari pukul 19.00 WIB di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur,Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Sementara untuk Kepulauan Seribu diprediksi hujan disertai petir.

Adapun suhu udara di DKI Jakarta berkisar antara 25 hingga 32 Derajat Celsius.