Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata berupaya mengoptimalkan pengembangan layanan wisata minat khusus di bidang musik dengan mendukung penyelenggaraan pertunjukan-pertunjukan musik.
"Sebuah konser itu sangat luar biasa dampak ekonominya untuk masyarakat Indonesia. Jadi kami di Kementerian Pariwisata ada program di Kedeputian Event," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
"Kami mendukung tahun ini 206 event di seluruh Indonesia. Baik event daerah, event nasional, event internasional dan MICE," katanya.
Guna menggambarkan potensi ekonomi dari penyelenggaraan konser musik, dia menyampaikan bahwa konser Coldplay tahun 2023 memunculkan dampak ekonomi bernilai hingga 75 juta dolar AS atau sekitar Rp1,1 triliun.
Ia mengatakan bahwa penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia pada Oktober dan November 2026 juga bisa mendatangkan manfaat ekonomi bermakna.
Andrea Bocelli dijadwalkan tampil di kompleks Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta International Expo (JIEXPO) di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 3 November 2026 dalam rangkaian konser bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia.
Widiyanti memperkirakan konser Andrea Bocelli di Borobudur dan JIEXPO masing-masing bisa menarik hingga 7.000 dan 9.000 penonton serta mendatangkan manfaat ekonomi senilai 44 juta dolar AS atau sekitar Rp792 miliar.
"Dan juga dengan adanya OTT over the top di Apple TV atau Netflix ini juga akan meningkatkan visibilitas destinasi Indonesia khususnya Borobudur di seluruh dunia," katanya.
Guna mendukung peningkatan penyelenggaraan acara musik di Indonesia, Widiyanti mengatakan, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Danantara untuk mempertemukan promotor lokal dengan para sponsor dan mitra.
Kementerian Pariwisata juga berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memudahkan pengurusan visa bagi artis mancanegara yang akan tampil di Indonesia, memudahkan pengurusan izin konser dan pengiriman logistik keperluan konser, serta mendukung promosi konser di kanal Indonesia.travel.
"Kami juga memiliki media sosial sampai videotron. Tapi kami akan mempromosikan juga dengan media masa dan juga memberikan informasi ke semua KBRI seluruh dunia untuk mempromosikan event ini," katanya merujuk pada konser Andrea Bocelli.
Selain itu, menurut dia, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan penyedia layanan perjalanan dan penyelenggara tur untuk menyediakan paket wisata yang mencakup kegiatan menonton konser musik.
"Kami akan membuat bersama travel agents dan tour operators beberapa paket wisata. Sehingga para wisatawan yang datang dari luar kota atau luar negeri, bisa jalan-jalan untuk menikmati destinasi wisata di sekitar Borobudur selain menonton konser," katanya.
"Sehingga, perputaran ekonomi bukan hanya untuk penjualan tiket, tapi selain hotel juga mendatangi dan berbelanja di daerah sekitar," ia menambahkan.





