Erling Haaland Tetap Favorit, Ini 6 Rivalnya Jadi Top Skor Liga Inggris 2026/2027
Wiwig Prayugi August 20, 2026 12:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Erling Haaland kembali difavoritkan merebut Sepatu Emas Liga Inggris 2026/2027. Penyerang Manchester City itu berpeluang menyamai rekor empat gelar top skor milik Thierry Henry dan Mohamed Salah, setelah musim lalu menutup liga dengan 27 gol.

Haaland telah tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak dalam empat musimnya di Inggris. Meski begitu, mengutip BBC, persaingan menuju titel tersebut diperkirakan tetap ketat musim ini.

Sejumlah striker dinilai punya kapasitas untuk mengganggu laju Haaland. Enam nama berikut mencuat dengan latar performa dan konteks tim yang mendukung.

Alexander Isak, 23 Gol di Newcastle dan Ujian di Liverpool

Alexander Isak menyumbangkan satu gol saat Liverpool meraih kemenangan 3-1 atas Crystal Palace pada laga pekan ke-35 Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (25/04/2026) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)
Alexander Isak menyumbangkan satu gol saat Liverpool meraih kemenangan 3-1 atas Crystal Palace pada laga pekan ke-35 Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (25/04/2026) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Alexander Isak menjadi salah satu ancaman paling serius bagi Erling Haaland musim ini. Penyerang Liverpool itu pernah mencatat 23 gol pada Premier League 2024/2025 ketika masih berseragam Newcastle United, yang mengantarnya finis runner-up daftar top skor.

Kepindahan ke Anfield bernilai 125 juta poundsterling justru diikuti musim yang mengecewakan tahun lalu. Isak hanya menambah empat gol dalam 22 pertandingan di semua ajang.

Jika kebugarannya terjaga dan aliran bola dari lini tengah Liverpool lebih teratur, peluangnya kembali ke performa terbaik tetap terbuka.

Igor Thiago Meledak, Joao Pedro di Sistem Anyar Chelsea

Selebrasi Igor Thiago dalam laga Premier League antara Brentford vs Liverpool, Minggu (26/10/2025). (AP Photo/Dave Shopland)
Selebrasi Igor Thiago dalam laga Premier League antara Brentford vs Liverpool, Minggu (26/10/2025). (AP Photo/Dave Shopland)

Igor Thiago muncul sebagai kejutan besar bersama Brentford. Pada musim pertamanya bermain penuh di Premier League, ia langsung membukukan 22 gol dan menutup musim sebagai runner-up perburuan Sepatu Emas di bawah Haaland.

Pundi gol itu mengantarkan namanya ke Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Tantangan berikutnya bagi Thiago adalah menunjukkan bahwa ketajamannya bukan sekadar sensasi satu musim.

Di London, Joao Pedro layak diperhitungkan setelah mengemas 15 gol Premier League musim lalu bersama Chelsea.

Musim ini situasinya lebih kompleks. Penyerang asal Brasil itu harus bersaing untuk tempat utama, sementara kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih baru membuat perannya patut ditunggu.

Alonso dikenal dengan pendekatan yang membagi kontribusi gol ke banyak pemain; saat menukangi Bayer Leverkusen pada 2023/2024, tidak ada pemain yang melampaui 14 gol di Bundesliga.

Gyokeres Mulai Nyaman, Watkins Stabil, Sesko Mengintip

Viktor Gyokeres terus menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal. Tanpa banyak sorotan, striker asal Swedia itu kini sudah mengoleksi 20 gol di semua kompetisi pada musim debutnya. (AP Photo/Kin Cheung)
Viktor Gyokeres terus menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal. Tanpa banyak sorotan, striker asal Swedia itu kini sudah mengoleksi 20 gol di semua kompetisi pada musim debutnya. (AP Photo/Kin Cheung)

Viktor Gyokeres mengawali karier Inggrisnya bersama Arsenal dengan catatan solid: 14 gol di Premier League dan 21 gol di semua kompetisi. Menariknya, seluruh 14 gol liga itu lahir setelah pergantian tahun, menandakan proses adaptasi yang kian matang.

Jika Arsenal memberinya ruang yang lebih longgar setelah menuntaskan penantian panjang gelar Premier League, potensi peningkatan jumlah golnya terbuka lebar.

Di sisi lain, Ollie Watkins tetap menjadi salah satu finisher paling konsisten sejak memperkuat Aston Villa pada 2020. Ia sudah mengoleksi 91 gol liga, hanya kalah dari Haaland dan Mohamed Salah dalam kurun yang sama.

Musim lalu, Watkins menutup kompetisi dengan 16 gol.

Untuk benar-benar bertarung memperebutkan Sepatu Emas, penyerang 30 tahun itu kemungkinan perlu mendekati atau bahkan melampaui torehan 25 gol yang pernah ia bukukan saat tampil untuk Brentford di Championship.

Nama lain yang patut diawasi ialah Benjamin Sesko. Penyerang Manchester United tersebut menorehkan 11 gol pada musim pertamanya di Premier League, dengan sembilan di antaranya tercipta setelah Ruben Amorim meninggalkan klub pada Januari dan Manchester United mengubah sistem permainan.

Dalam rentang itu, hanya Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest) yang mencetak lebih banyak gol di Premier League.

Dengan usia baru 23 tahun, keberlanjutan performa selama satu musim penuh di bawah Michael Carrick bisa mengantarnya masuk dalam persaingan pencetak gol terbanyak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.