Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan
Sudarma Adi August 20, 2026 01:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO — Capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan tren positif dengan menyentuh angka 46,27 persen.

Angka tersebut sukses melampaui target daerah yang sebelumnya ditetapkan sebesar 41,34 persen.

Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, menegaskan bahwa capaian ini tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan target statistik belaka. 

Program perlindungan jaminan sosial harus berdampak langsung pada percepatan penurunan angka kemiskinan.

Baca juga: Tak Gentar Debut di DBL, Smaga Bangkalan Sempat Bikin Untung Surapati Sidoarjo Tertekan

"Target yang ditetapkan bukan sekadar mengejar angka kepesertaan. Yang lebih penting adalah bagaimana perlindungan jaminan sosial ini benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat," tegas Fenny, Rabu (19/8/2026).

Peluncuran Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan

Sebagai langkah konkret, Pemkab Sidoarjo meluncurkan Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan.

Melalui gerakan ini, para pejabat struktural diimbau untuk menanggung perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di lingkungan sekitar mereka.

Selain itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk memastikan para siswa/mahasiswa magang, pekerja swakelola desa, hingga mitra kerja daerah—seperti KONI dan relawan—terlindungi jaminan sosial.

Langkah ini diperkuat oleh lahirnya Perbup Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 sebagai payung hukum penataan kepesertaan.

Capaian Klaim Tembus Ratusan Miliar

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Arie Fianto Sofyan, menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemkab Sidoarjo.

Berdasarkan data per 14 Agustus 2026, sebanyak 474.455 pekerja dari total 1,05 juta angkatan kerja di Sidoarjo telah resmi terdaftar.

"Kami terus berkolaborasi untuk memperluas cakupan sekaligus menjaga keberlanjutan kepesertaan agar pekerja yang sudah terlindungi tidak putus di tengah jalan," jelas Arie.
Sebagai gambaran manfaat, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo mencatat telah membayarkan klaim manfaat sebesar Rp 607 miliar bagi sekitar 31.000 pekerja sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.