Profil Abdul Khalit, Kepala Kesbangpol DKI yang Baru, Punya Harta Rp8,4 Miliar
Febri Prasetyo August 20, 2026 03:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Abdul Khalit resmi dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pelantikan dilaksanakan di Gedung Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/8/2026) sore.

Kepala Kesbangpol bertugas memimpin, mengoordinasikan, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah di bidang kesatuan bangsa dan politik, serta bertanggung jawab langsung kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah.

Abdul Khalit dilantik bersama enam pejabat lainnya berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 5317/R-BM.02.01/SD/K/2026 tertanggal 14 Agustus 2026.

Proses pelantikan itu juga mengacu pada Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 755 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 19 Agustus 2026.

Pramono Anung mengatakan rotasi dan mutasi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, pergantian pejabat diperlukan untuk mendorong kinerja pemerintahan agar dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Kenapa diganti? Dalam rangka untuk penyegaran dan karena saya adalah orang yang melihat dalam organisasi ini selalu harus ada penyempurnaan,” ucapnya, dikutip dari TribunJakarta.com.

Berikut profil dan harta kekayaan Abdul Khalit.

Profil Abdul Khalit 

Abdul Khalit menempuh pendidikan DIV di Sekolah TInggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada 1995.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 Kebijakan Pemerintahan di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).

Baca juga: Profil Kombes Pol Reynold, Kapolres Metro Jakarta Pusat yang Debat dengan Fathimah Azzahra saat Demo

Pada 2011, Abdul Khalit meraih gelar Magister Administrasi Pemerintahan Daerah dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Ia mengawali kariernya sebagai birokrat di Kecamatan Penjaringan dan didapuk sebagai Camat setempat pada periode 2015-2016.

Setelah itu, Abdul menempati posisi sebagai Asisten Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Utara.

Karirnya semakin moncer saat ia menjabat sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara pada 2021.

Sebelum dipercaya sebagai Kepala Kesbangpol, Abdul Khalit terlebih dahulu mengemban tugas sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta sejak 2025.

Lantas, berapa harta kekayaan Abdul Khalit? Berikut rinciannya.

Harta Kekayaan

Abdul Khalit tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp8.415.693.800 atau Rp8,4 miliar.

Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya terakhir kali pada 21 Maret 2025.

Harta terbanyaknya berasal dari tiga aset tanah dan bangunan sebesar Rp6.800.500.000 atau Rp6,8 miliar.

Sumber harta terbanyak kedua milik Abdul berasal dari alat transportasi lainnya senilai Rp982 juta.

Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan Abdul Khalit:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp6.800.500.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 156 m2/250 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp2.180.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 99 m2/50 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp1.070.500.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 325 m2/300 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, Rp3.550.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp982.800.000

1. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp310.000.000

2. MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp320.000.000

3. MOBIL, TOYOTA YARIS CROSS Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp350.000.000

4. MOTOR, HONDA BEAT Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp2.800.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp534.500.000

D. SURAT BERHARGA Rp----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp538.277.800

F. HARTA LAINNYA Rp----

Sub Total Rp8.856.077.800

III. HUTANG Rp440.384.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp8.415.693.800

(Tribunnews.com/Falza) (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.