Kronologi Penemuan Jasad Alvin Korban Tenggelam di Sungai Sambas Besar oleh Tim SAR
Faiz Iqbal Maulid August 20, 2026 05:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pemuda bernama Alvin (23) yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Sambas Besar, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat berhasil ditemukan pada Rabu 19 Agustus 2026 siang.

Alvin ditemukan di dasar sungai tak jauh dari steher Desa Parit Raja.

Tim SAR gabungan bersama warga berhasil mengevakuasi jasadnya itu.

Proses operasi pencarian terhadap korban langsung dihentikan setelah Alvin ditemukan sekitar pukul 13.10 WIB. 

"Pada siang hari ini, saya laporkan bahwa kejadian tenggelamnya saudara Alvin. Korban Alvin tenggelam di Desa Parit Raja, persisnya di Steher Sejangkung, pada tanggal 18 Agustus 2026, sekitar pukul 6 pagi," kata Komandan Pos SAR Sintete Zulhijah dalam keterangannya, Rabu 19 Agustus sore WIB.

"Pada hari ini, tanggal 19 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 lewat 10 menit telah ditemukan oleh tim gabungan, meliputi Basarnas, Bakamla, TNI, Polri," katanya.

Dia juga mengungkapkan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri hingga masyarakat sekitar yang membantu upaya pencarian hingga korban ditemukan.

"Terima kasih unsur yang terlibat Pak Kapolsek, ya, Pak Danramil, makasih. Dan juga dari Sat Polair beserta keluarga dan masyarakat sekitar yang telah membantu sehingga Almarhum diketemukan," ucapnya.

• Jasad Alvin Ditemukan di Dasar Sungai Sejangkung Kabupaten Sambas

Dia menjelaskan, seluruh pihak turut berduka menyusul ditemukannya korban karena tenggelam.

"Tentunya kami dari Pemerintah Kecamatan sangat berduka dan mengucapkan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dan pada pihak keluarga, turut berduka setelah meninggalnya saudara Alvin. Semoga Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan diampunkan segala dosa-dosanya," katanya.

Dia berharap pada seluruh masyarakat untuk lebih ketat melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya. Terutama yang berdekatan dengan air, beraktifitas dengan air. 

"Mohon kerjasama juga masyarakat untuk mengawasi, saling-saling mengawasi masyarakat yang ada di sekitar lingkungan kita," ucapnya.

Sebelumnya, warga melaporkan adanya warga terjun ke sungai di dekat steher Sejangkung pada Selasa 18 Agustus 2026 pagi WIB kemarin.

"Pada tanggal 18 Agustus 2026 pukul 08.25 WIB Kansar Pontianak terima informasi dari bapak Agus Kasat Polairud Polres Sambas bahwa pada tanggal 18 Agustus 2026 pukul 06 30 WIB 1 orang terjun dari Steher Sejangkung," kata Zulhijah.

Zulhijah  mengatakan informasi yang diterima seorang laki-laki yang diduga terjun ke sungai hendak menyeberang dengan cara berenang.

"Hendak menyeberang sungai dengan cara berenang, ketika berada di tengah sungai korban terseret arus dan tenggelam," katanya.

Dia menambahkan, sejumlah warga yang mengetahui kejadian sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi namun hasilnya nihil.

"Telah dilakukan pencarian oleh warga sekitar dan aparat setempat hasil nihil. Perkiraan koordinat LKK di Sungai Sambas Besar Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas," katanya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.