TRIBUNKALTIM.CO - Nama Rudiansyah (17) mendadak viral hingga disorot media internasional seperti Reuters dan Washington Post usai aksinya mengenakan kostum Superman saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Keberanian remaja yang duduk di bangku kelas X SMA Negeri 10 Palangka Raya ini bahkan menarik perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Melalui Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang meninjau langsung lokasi karhutla pada Rabu (19/8/2026), Presiden Prabowo menyampaikan titip salam serta rasa bangganya terhadap partisipasi aktif remaja tersebut.
Baca juga: 63 Karhutla Terjadi di Samarinda, BPBD Duga Sebagian Besar Dipicu Sengaja
“Saya datang ke sini, saya pamit ke Pak Presiden Prabowo Subianto, dan Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa. Ini superhero, tapi superhero menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” ungkap Raja Juli.
"Pak Presiden merasa bangga dengan adinda yang masih muda, usia 17 tahun, kelas satu SMA, tetapi sudah terlibat di pekerjaan-pekerjaan penanggulangan karhutla," imbuhnya, dikutip dari Tribun Kalteng.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Menhut turut memeriksa kesiapan sarana pemadaman seperti pompa air, selang, hingga alat pelindung diri (APD) guna menjamin dukungan bagi jajaran pemadam.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rudiansyah dan seluruh relawan Masyarakat Peduli Api. Meskipun ada TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, dan seluruh pihak, tanpa partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla ini pasti tidak akan bisa selesai,” ujarnya.
Baca juga: Karhutla Tarakan Mengancam Jalan Pantai Amal, BPBD Soroti Bara Batu Bara di Bawah Tanah
“Dengan sosok Rudiansyah ini, ini merupakan kabar gembira bahwa masyarakat kita selalu ingin bergotong-royong dan punya keinginan untuk bisa survive, keluar dari masalah bersama-sama,” ujarnya.
Aksi Rudiansyah dinilai sebagai cerminan community participation dan community resilience yang nyata.
Saat ditanya mengenai cita-citanya, Rudiansyah menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari satuan polisi hutan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Menhut memberikan lampu hijau terkait pembukaan formasi masa depan.
Baca juga: Karhutla Marak di Sangatta Utara dan Selatan, BPBD Kutim Minta Warga Waspada Puntung Rokok
"Insyaallah tadi beliau ingin mengatakan ingin menjadi polisi hutan nanti. Insyaallah kita akan jadikan beliau," ujar Raja Juli.
Aksi spontan Rudiansyah berawal dari kekhawatirannya melihat kobaran api yang kian mendekati tempat tinggalnya.
Penggunaan baju superhero itu sendiri berawal dari ketidaksengajaan.
“Pakai kostum ini iseng, beli udah dari Februari 2026, untuk ikut kejuaraan lari maraton, tapi enggak terpakai,” ungkap Rudiansyah di lokasi kebakaran Jalan Petuk Katimpun, Senin (17/8/2026), dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Antisipasi Karhutla di Tengah Kemarau, Gubernur Rudy Masud Siapkan Opsi Rekayasa Cuaca di Kaltim
Langkah berani ini juga didorong oleh trauma masa kecilnya terhadap krisis kabut asap parah yang pernah melanda daerahnya.
“Jadi waktu usiaku 6 tahun, tahun 2015 dulu, Palangka Raya ini kan kabut asap tebal, sampai sakit gara-gara kabut asap, aku tidak mau kejadian serupa terulang,” tuturnya.
“Tahun 2015 itu sangat membekas dalam ingatan saya, saya tidak ingin asap tebal seperti itu terulang, makanya saya ikut membantu memadamkan juga,” pungkasnya. (*)