WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Tangerang pada Kamis (20/8/2026) pagi.
Gangguan perjalanan terjadi akibat kendala pada sarana KRL yang disebabkan faktor eksternal.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan, keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor terjadi setelah KRL tertemper orang di sekitar jalur rel.
"Commuter Line No 1183 relasi Bogor - Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman," jelas Leza dalam keterangannya, Kamis.
Baca juga: Nekat Gelantungan di Pintu KRL Commuter Line saat Mabuk, Pria Ini Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
Sementara itu, gangguan pada lintas Tangerang terjadi setelah Commuter Line No 1914 relasi Duri - Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi.
"Kejadian ini juga menyebabkan rusaknya pada bagian depan KRL," tambah Leza.
Untuk mengurangi dampak keterlambatan, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi pada kedua lintas.
Pada lintas Bogor, perjalanan Commuter Line hanya menggunakan satu jalur dari Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Manggarai.
Baca juga: Gangguan Commuter Line Duri–Tangerang Picu, Penumpang Menumpuk di Stasiun Manggarai
Sedangkan pada lintas Tangerang, perjalanan Commuter Line menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya hingga Batu Ceper.
Saat ini KAI Commuter masih melakukan penanganan dan perbaikan terhadap sarana KRL yang mengalami kerusakan.
Petugas juga mengurai antrean perjalanan Commuter Line yang sempat mengalami keterlambatan.
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan," tutup Leza. (m27)