TRIBUNNEWS.COM - Barcelona tampaknya 'kehabisan bensin' mengejar Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Penawaran yang dilayangkan tim Catalan dengan nilai sekitar 100 juta Euro telah mental.
Julian Alvarez ingin pindah klub di jendela transfer musim panas ini, namun langkah itu tidak direstui oleh Atletico Madrid.
Oleh karena itu, proses negosiasi antara Barcelona dengan Atletico Madrid untuk Julian Alvarez sampai saat ini berjalan pelik.
Laporan ESPN berdasarkan sumber yang mereka dapatkan bahkan mengatakan, Barcelona menyadari proses negosiasi telah menemui jalan buntu.
Tim Catalan mulai menyerah untuk mendapatkan Alvarez bulan ini, kecuali ada keajaiban atau kejutan besar yang terjadi di detik-detik akhir sebelum jendela transfer ditutup.
Barcelona juga melihat peluang, apakah pemain timnas Argentina tersebut dapat didatangkan pada jendela transfer musim dingin Januari mendatang.
Namun, dari apa yang terjadi saat ini, Direktur Olahraga Barcelona, Deco akan mengevaluasi dan mencoba mencari pilihan lain yang tersedia dan memiliki peluang.
Pasalnya, pelatih Barcelona, Hansi Flick masih menginginkan pemain nomor 9 baru setelah Lewandowski dan ferran Torres pindah ke klub lain.
Hal tersebut diungkapkan secara terang-terangan oleh Hansi Flick usai mengalahkan Al Ahly dalam pertandingan persahabatan yang memperebutkan trofi Joan Gemper di Camp Nou pada Kamis (20/8/2026).
"Kami sedang mencari pemain seperti itu (seorang striker nomor 9) dan Deco melakukan pekerjaan yang hebat," ucap Hansi Flick dikutip dari ESPN.
"Kami kehilangan dua pemain di lini serang, Lewy (Lewandowski) dan Ferran. Saya pikir kami memiliki solusi untuk menggantikan Ferran dengan pemain baru yang telah kami rekrut."
"Menggantikan Robert jauh lebih sulit. Sangat sulit untuk menggantikan pemain seperti dia," tambahnya.
Baca juga: Sudah Pakai Jersey Resmi dan Nomor Punggung, Joao Cancelo Batal Diperkenalkan Barcelona
Di musim panas ini, Barcelona bukan tanpa pemain baru, Karim Adeyemi didatangkan dari Dortmund, Anthony Gordon dari Newcastle, hingga pemain muda berusia 18 tahun Hamza Abdelkarim dari Al Ahly.
Adeyemi, Gordon, Raphinha, dan Lamine Yamal dapat digunakan di posisi tengah. Fermin Lopez dan Dani Olmo juga pernah ditempatkan sebagai false nine sebelumnya.
Dari sekian banyak opsi, hanya Hamza yang merupakan stiker murni dalam skuad pramusim Barcelona.
Ia juga telah memberikan bukti dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 2-1 Barcelona atas Al Ahly tadi malam. Total, Hamza mencetak empat gol dalam empat pertandingan pramusim.
Hansi Flick bahkan memuji kualitas Hamza usai pertandingan melawan Al Ahly.
"Hamza adalah penyerang yang bagus," bebernya.
"Kita bisa melihatnya dari cara dia menyerang umpan silang. Hari ini saya juga melihat dia menguasai bola dengan baik, yang bagus. Itulah yang ingin saya lihat darinya," jelasnya.
Namun, sebagian pihak menilai Hamza belum cukup pengalaman untuk dijadikan andalan di lini serang Barcelona menggantikan peran Lewi.
Barcelona mencari alternatif lain, seperti mendatangkan Joao Pedro dari Chelsea dan Junior Kroupi dari Bournemouth. Tapi ada saja kendalanya.
Joao Pedro baru menandatangani kontrak baru dengan The Blues, sementara Kroupi mengalami cedera kaki yang mengharuskannya absen selama empat bulan untuk menjalani pemulihan.
Barcelona juga tengah menjajaki peluang untuk merekrut Lautaro Martinez dari Inter Milan atau Luis Suarez dari Sporting CP, namun banderol harga mereka saat ini dinilai masih terlalu tinggi.
Selain itu, duo Villarreal, Ayoe Perez dan Georges Mikautadze juga muncul dalam radar Barcelona.
(Tribunnews.com/Sina)