TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Kebakaran lahan pekarangan kembali terjadi di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (20/8/2026) siang.
Kebakaran terjadi di lahan pekarangan milik seorang warga bernama Akak di RT 02 Desa Bukit Baling.
Api sempat membesar karena kondisi vegetasi yang kering dan lokasinya berada tidak jauh dari permukiman warga.
Informasi kebakaran pertama kali diterima Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sekernan sekitar pukul 12.30 WIB melalui telepon dan pesan WhatsApp dari warga setempat bernama Idel.
Menerima laporan tersebut, personel piket langsung menuju lokasi.
Dua menit setelah laporan diterima, tepat pukul 12.32 WIB, Tim Regu 01 yang dipimpin Korwil Hendro meluncur ke lokasi menggunakan armada pemadam bernomor lambung BH 8019 GZ (Armada 05).
Tim tersebut terdiri atas Hermansyah sebagai pengemudi serta Andi Ardila dan Andri Nugraha sebagai Satgas Operasional. Mereka menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer menuju lokasi kebakaran.
"Satu unit armada tangki berkapasitas 4.000 liter air kita kerahkan langsung ke lokasi. Karena jarak tempuh yang dekat, petugas tiba tepat waktu sehingga perambatan api ke area sekitar berhasil kita lokalisasi," ujar Sekretaris Dinas Damkarmat Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo.
Petugas melakukan penyiraman pada titik api sekaligus menyisir dan mendinginkan sisa vegetasi yang terbakar.
Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api benar-benar padam dan mencegah api kembali menyala.
Tepat pukul 13.15 WIB, setelah sekitar 43 menit melakukan pemadaman, seluruh titik api berhasil dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa maupun bangunan rumah yang rusak dalam kejadian tersebut.
Namun, kebakaran lahan tersebut terjadi saat kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi masih dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan data yang disebutkan dalam laporan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Muaro Jambi berada pada angka 117, setelah sebelumnya mencapai 206 atau kategori sangat tidak sehat.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami asal-usul dan penyebab kebakaran lahan pekarangan tersebut.
(Tribunjambi.com)
Baca juga: Kebakaran di Mersam Batang Hari Hanguskan Empat Rumah, Kerugian Rp700 Juta