PM Netanyahu Ancam Keras Turki, Siap Bertindak jika Militer Ankara Perkuat Posisi di Suriah
Tribun-video August 20, 2026 05:42 PM

- Israel memperingatkan Turki agar tidak memperkuat kehadiran militernya di Suriah.

Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengatakan Israel akan mengambil tindakan jika muncul ancaman militer signifikan dari Turki di sepanjang perbatasannya.

Peringatan serupa disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui akun X pada Rabu (19/8). 

Dikutip dari TheJerusalempost pada Kamis (20/8), Netanyahu menegaskan Israel tidak akan membiarkan penguatan militer Turki di Suriah. 

PM Netanyahu menilai, hal itu dapat mengancam keamanan Israel.

"Kami tidak akan menoleransi penguatan posisi militer Turki di Suriah yang mengancam Israel," kata Netanyahu.

Sebagai informasi, ketegangan ini muncul setelah Israel menyerang lapangan terbang militer Abu al-Duhur di wilayah Idlib, Suriah, pada Selasa (18/8).

Menurut Kantor Perdana Menteri Israel bahwa Suriah berada di ambang pelanggaran status quo. 

Yakni, mengenai masalah keamanan dengan mengizinkan kehadiran pasukan darat Turki.

"Israel telah berulang kali memperingatkan Suriah bahwa pengerahan semacam itu akan menimbulkan ancaman bagi keamanan Israel. Suriah memilih untuk mengabaikan peringatan-peringatan tersebut," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri. 

"Israel tidak akan menoleransi ancaman terhadap keamanannya, dan akan menyambut baik kembalinya situasi ke status quo."

Tel Aviv khawatir kehadiran militer Turki di Suriah dapat menjadi ancaman karena negara tersebut berbatasan langsung dengan Israel.

Tel Aviv juga menilai hubungan Turki dan Israel yang kerap tegang membuat keberadaan militer Turki di Suriah semakin sensitif.

Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Daniel Dwi Y
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.