TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Pengurus Jaringan Usaha Ekonomi Pemberdayaan Perempuan Kaimana (JUMPPA), Papua Barat, resmi dilantik di Gedung Rehoboth, Kabupaten Kaimana, Kamis (20/8/2026).
Pelantikan dipimpin Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Blasius Kilmas.
Dalam sambutannya, ia menegaskan JUMPPA menjadi wadah strategis bagi perempuan pelaku usaha untuk memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas, dan memperluas akses pasar.
“Jaringan ini menjadi ruang bagi perempuan pelaku usaha di Kaimana untuk saling terhubung, memperkuat kolaborasi, memperluas pasar, serta meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan usaha,” ujar Blasius.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaimana, Olivia H. Ansanay, menjelaskan pembentukan JUMPPA dilatarbelakangi berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam mengembangkan usaha.
Baca juga: Fatayat NU Kaimana Ajak Perempuan Papua Barat Lawan Kanker dengan Deteksi Dini
"Mulai dari keterbatasan akses modal, pasar yang belum optimal, pemanfaatan teknologi yang minim, hingga rendahnya literasi keuangan," ujarnya.
Berdasarkan pemetaan, 96 persen pelaku usaha masih mengandalkan modal pribadi dan belum memiliki pengelolaan keuangan terstruktur.
“Sebagian besar belum memisahkan keuangan pribadi dengan usaha, sehingga arus kas dan perencanaan pengembangan usaha tidak optimal,” jelas Olivia.
Karena itu, penguatan literasi keuangan menjadi agenda utama JUMPPA.
Pelaku usaha akan mendapat pemahaman tentang pembukuan sederhana, pengelolaan arus kas, laporan laba rugi, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, hingga akses permodalan formal seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, kegiatan JUMPPA juga menghadirkan pameran produk UMKM perempuan Kaimana berbasis sumber daya lokal, seperti olahan ikan dan hasil laut, tepung sagu, sirup serta selai pala, kerajinan noken, batik Kaimana, dan produk lainnya.
Baca juga: Dinas P3A Kaimana kepada Orang Tua: Waspada! Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Dekat
Pelantikan pengurus JUMPPA periode pertama menjadi langkah awal membangun jaringan usaha perempuan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Program ini merupakan kerja sama DP3A Kaimana dengan EcoNusa, yang turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Penguatan ekonomi perempuan melalui JUMPPA sejalan dengan visi RPJMD Kabupaten Kaimana 2025–2029, yakni “Mewujudkan Kaimana yang Tertib, Maju, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan.”
Program ini juga mendukung tujuan jangka menengah DP3A, yaitu “Meningkatnya Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak.”
“JUMPPA diharapkan menjadi wadah strategis yang mempertemukan perempuan pelaku usaha, pemerintah, mitra pembangunan, lembaga keuangan, dan pasar untuk membangun ekosistem usaha perempuan yang lebih kuat di Kaimana,” pungkas Olivia.