TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap kronologi aktor Elryan Carlen diduga dianiaya oleh Eza Gionino.
Untuk diketahui, Eza Gionino kembali diterpa kabar buruk soal dugaan penganiayaan.
Elryan Carlen membuat laporan ke Polres Metro Depok, usai mendapatkan dugaan penyerangan dari Eza.
Penyerangan yang diduga dilakukan oleh Eza Gionino itu terjadi di depan kediaman El.
El menyebut kejadian itu bermula ketika Eza Gionino tiba-tiba menghubungi El dan mengajak Elryan untuk bertemu.
Padahal, ditegaskan El, Eza yang terbilang sebagai salah satu teman dekatnya itu, sempat ‘menghilang’ selama dua bulan ke belakang.
Keberadaan Eza saat itu, kata El, sempat tak diketahui pasca mereka berdua berjumpa di sebuah acara di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
“Awalnya sudah gak ketemu 2 bulan after event boxing di Ancol. Setelah itu gak ada kabar, tiba-tiba Kamis 12 Agustus (Eza) nge-chat, nanya kabar, ‘lu di mana? Ketemuan yuk, harus!’,” ujar El menirukan permintaan Eza yang mendesak.
Saat itu, El menyebut jika Eza sempat dua kali menghubunginya, namun sayang sambungan telepon itu tak terangkat.
El yang mengaku sempat khawatir dengan kondisi Eza, langsung menghubunginya.
Saat itu, ditegaskan El, ia sama sekali tak memiliki firasat apapun terkait kedatangan Eza yang terdengar mendesak.
“Dia telepon 2 kali gak keangkat makanya aku telepon balik, ‘pokoknya lu harus ketemu gue’, aku nanya ‘kok suara lu gemetaran?’ terus ditutup,” kata El saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar TransTV.
“Saya telpon lagi, ‘lu gak apa-apa?’ kata dia gak apa-apa. Dia suru share loc, ya aku share loc alamat rumah,” kata El tanpa ada rasa curiga.
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Tangis Histeris Eza Gionino Usai Sidang Cerai, Sang Istri Senyum: Doain Aja Ya
Seketika, Eza tiba di depan rumah El dan langsung disambut oleh sahabatnya itu. Saat mengetahui Eza berkunjung ke rumah, El mengaku senang bukan main. Pasalnya, sejak dua bulan lalu, El sama sekali tak mendengar kabar dari Eza.
Namun, betapa terkejutnya El ketika membukakan pintu untuk Eza.
El menyebut jika wajah sahabatnya itu jauh berbeda, seolah dipenuhi emosi yang tak terbendung. Benar saja, setelah cekcok mulut, El langsung kena bogem mentah dari Eza Gionino.
“Dia main, ya saya senang lah ada teman nyamperin, apalagi sudah berbulan-bulan gak ada kabar kirain kenapa-kenapa, saya buka pintunya tapi ekspresinya sudah beda,” kata El.
“Pipi kiri, ditonjok,” kata El sambil memperlihatkan memar di bagian rahangnya.
Elryan mengaku terkejut dengan sikap arogan Eza Gionino.
Terlebih, saat mendatanginya ke rumah, Eza sudah mempersiapkan sebuah senjata berbahan logam yang biasa dipakai di sela-sela jari.
Menurut Elryan, Eza sudah sempat mengambil ancang-ancang untuk menghantamkan jarinya yang sudah ‘terbungkus’ brass knuckles itu ke wajah Elryan. Namun beruntung, El memberikan reaksi yang bisa meredam kemarahan Eza.
“Dia sembunyikan tangan kirinya, sembunyikan (brass) knuckles (senjata genggam, berbahan logam yang dipasang melingkari jari, red),” kata Elryan.
“Dia sudah gini (mau nonjok) ya saya tahan, kalau lu mau, ayo ngobrol sama gua baik-baik, akhirnya dia lepas knuckles-nya,” kata Elryan.
Awalnya, Elryan mengaku sama sekali tak tau apa yang menyulut emosi Eza Gionino. Namun belakangan, El paham jika kemarahan itu berasal dari tudingan perselingkuhan yang disebut-sebut dilakukan oleh Elryan.
Eza menuding jika selama ini El menjalin kedekatan dengan Meiza Aulia Coritha alias Eca. Eza juga mengaku sempat emosi saat melihat El mengunggah sesuatu di akun media sosialnya.
“Dia nanya ada hubungan apa sama mantan istrinya, iya (inisial M) ‘lu datang-datang nuduh gue, dapat cerita dari mana?’. Tiba-tiba dia bahas story (Instagram),” kata El.
“Dia bilang ‘maksud lu apa?’ Saya buka Hp, saya kasih lihat (foto), ini saya, ini kan Zara dan Ucca anak dan istri saya, setelah itu saya ditonjok,” kata El dengan raut wajah bingung.
“Dia gak jelaskan. Di Instagram saya, saya update begini, ini istri saya yang gak pakai jilbab jadi saya tutup pakai emoticon,” kata El.
“Iya dia menyangka saya ada hubungan dengan (mantan) istrinya.”
Serangan fisik yang dilakukan Eza terhadap Elryan akhirnya berujung pada laporan polisi. El memilih untuk menjalani proses visum dan melaporkan kejadian penyerangan terhadapnya kepada pihak Polres Metro Depok.
“Saya syuting dulu sebentar, setelah itu saya visum di Polres Depok, BAP juga,” kata El.
“Saya marah, tapi saya lihat dia teman saya yang menghilang 2 bulan, yang saya pikirkan itu istri saya, anak, orangtua, manajer, tanggungjawab saya banyak, saya gak mau gegabah ambil tindakan, pas dia nantangin ‘apa lu!’ ya terus saya peluk, lu tuh teman gue, salah kalau lu begini,” kata Elryan.
“Kebetulan saya ributnya di depan rumah orang, aspri atau ART-nya sampai keluar nanya ada apa, setelah itu EG (Eza Gionino) masuk mobil dan bilang gak apa-apa, langsung pergi. Dia bilang ‘urusan lu sama gue belum selesai ya!’ terus saya jawab, ‘urusan gue sama lu udah selesai, selanjutnya urusan lu sama polisi’.”