TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kemenangan telak bukan berarti SMA Ciputra Surabaya tanpa pekerjaan rumah.
Meski mengawali Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North dengan menundukkan SMAN 21 Surabaya 29-8 di DBL Arena Surabaya, Rabu (19/8). , tim putri Ciputra masih mendapat sejumlah catatan dari head coach Fachturozak Akbar atau Coach Riki.
Meski kemenangan berhasil diamankan, head coach Ciputra, Fachturozak Akbar atau yang akrab disapa Coach Riki, masih menemukan sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Salah satu fokus utamanya adalah pertahanan.
Menurut Coach Riki, kemampuan bertahan tidak hanya bergantung pada kemauan pemain untuk bekerja keras.
Pemain juga harus memahami teknik, posisi, waktu bergerak, serta komunikasi dengan rekan setim. Membangun pertahanan yang solid tentu membutuhkan kekompakan. Karena itu, Coach Riki tidak hanya berfokus pada strategi ketika berusaha membangun chemistry dalam skuad putri Ciputra.
Baca juga: Yuda Adi Sambodo Temukan Ruang Belajar di DBL, dari Guru ke Pelatih SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo
Sebagai pelatih yang baru mendampingi tim tersebut, ia memilih terlebih dahulu memahami karakter masing-masing pemain.
Pendekatan itu dinilai penting karena mayoritas anggota tim merupakan siswa kelas XI dengan karakter dan cara berkomunikasi yang berbeda-beda.
Coach Riki menyadari bahwa satu metode komunikasi tidak selalu cocok diterapkan kepada seluruh pemain. Ia pun berusaha mencari cara yang paling tepat untuk berinteraksi dengan setiap anak didiknya.
Pendekatan personal tersebut juga diterapkan ketika mengatur suasana hati dan motivasi pemain. Menurutnya, kondisi psikologis pemain dapat memengaruhi cara mereka menerima evaluasi maupun instruksi selama pertandingan.
Keberadaan beberapa pemain yang telah dikenalnya sejak SMP menjadi keuntungan tersendiri. Hubungan yang sudah terbangun membuat komunikasi antara Coach Riki dan sejumlah pemain berlangsung lebih terbuka.
Ia biasanya mengamati kondisi pemain terlebih dahulu sebelum memberikan evaluasi. Ketika suasana hati pemain dinilai cukup baik, ia memilih mengajak mereka berdiskusi mengenai permainan sekaligus memberikan dorongan mental. Cara tersebut perlahan membangun rasa percaya antara pelatih dan pemain. Para pemain tidak hanya mendapatkan arahan mengenai permainan, tetapi juga merasa lebih dipahami sebagai individu.
Pendekatan yang dilakukan Coach Riki akhirnya membantu Ciputra mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan. Mereka mampu menundukkan SMAN 21 Surabaya dengan selisih 21 poin.
Meski begitu, Coach Riki tidak ingin timnya terlena dengan hasil tersebut. Ia telah menyiapkan evaluasi untuk pertandingan berikutnya, terutama pada aspek pertahanan.
Ia meminta para pemain untuk lebih memahami cara menutup pergerakan lawan dengan benar. Baginya, pertahanan menjadi prioritas sebelum tim berbicara lebih jauh mengenai permainan menyerang.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia. Kompetisi ini juga menjadi wadah pencarian student-athlete terbaik dari berbagai daerah untuk mengikuti DBL Camp dan memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.
Selain kompetisi basket, musim ini turut menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema "100 persen Indonesia".
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus pertandingan final, penonton juga dapat menyaksikannya melalui YouTube Good Day ID.