582 Kerangka Manusia Termasuk Mainan Anak-anak Ditemukan di Kuburan Massal Sri Lanka
Hasanudin Aco August 20, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, SRI LANKA -  Penggalian sebuah kuburan massal di Sri Lanka telah menghasilkan penemuan 582 kerangka manusia, termasuk kerangka bayi dan anak-anak, menurut laporan The Telegraph dan Al Jazeera, Kamis (20/8/2026).

Sisa-sisa kerangka tersebut diyakini sebagai warga sipil yang menghilang selama perang saudara berdarah di Sri Lanka.

Ini adalah perang antara pemerintah yang dikuasai etnis mayoritas Sinhala dan kelompok separatis Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) yang berlangsung selama 26 tahun dari 1983 hingga 2009.

Perang ini merenggut hingga 100.000 nyawa dan berakhir setelah militer membunuh pimpinan LTTE pada Mei 2009.

Penggalian kuburan massal di Chemmani, dekat Jaffna, juga menghasilkan penemuan barang-barang seperti mainan, botol susu, tas sekolah, sepatu, dan gelang. 

Sebuah kerangka manusia dengan kedua tangan terikat di dada juga ditemukan, menurut laporan tersebut.

Penemuan ini menandai penemuan terbesar di Chemmani, sebuah lokasi yang terkait dengan tuduhan bahwa militer Sri Lanka membunuh warga sipil Tamil selama perang saudara. 

Tahun lalu, 240 kerangka manusia juga ditemukan di lokasi kuburan massal yang sama.

Chemmani telah lama dicurigai sebagai lokasi kuburan massal sejak tahun 1998. 

Seorang tentara Sri Lanka, yang pada saat itu sedang diadili atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang siswi, mengatakan kepada para penyelidik bahwa 300-400 warga Tamil yang berada dalam tahanan militer, dibunuh dan dikuburkan di Chemmani.

Pasukan wanita Macan Tamil, Black Tigers
Pasukan wanita Macan Tamil, Black Tigers.  (imgur.com)

Penggalian diperintahkan pada tahun 1999, yang menghasilkan penemuan 15 kerangka.

Penyelidikan pemerintah mengungkapkan bahwa 10 dari 15 kerangka tersebut menunjukkan tanda-tanda penganiayaan berat.

Penyelidikan kemudian dihentikan.

Penemuan terbaru ini muncul setelah puluhan tahun tertunda dan kekurangan dana.

Secara spesifik, penemuan pada hari Rabu ini terjadi beberapa bulan setelah para pekerja konstruksi menemukan sisa-sisa kerangka di dekat tempat kremasi umat Hindu.

Hal itu memicu penggalian yang sedang berlangsung saat ini.

Lebih dari 100.000 orang tewas dalam perang antara LTTE, yang dipimpin oleh Velupillai Prabhakaran, dan pasukan pemerintah sejak dimulai pada tahun 1983.

Setelah puluhan tahun berperang, konflik tersebut berakhir dengan kekalahan LTTE.

Namun, konflik tersebut menyebabkan ribuan orang, terutama minoritas Tamil, hilang.

Namun, bukan hanya pasukan keamanan Sri Lanka tetapi juga LTTE telah dituduh melakukan penculikan, pembunuhan, pemerkosaan, dan pelanggaran lainnya.

Jaffna, tempat Chemmani berada, berada di bawah kendali militer dari tahun 1995 hingga akhir perang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.