Tingkatkan Keterampilan Public Speaking, 270 Kepsek Ikut Bimtek Komunikasi
Kamardi Fatih August 20, 2026 10:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 270 kepala sekolah tingkat TK hingga SMP serta kepala sanggar kegiatan belajar di Kota Banjarmasin, tampak antusias mengasah keterampilan public speaking, Kamis (20/8/2026).

Mereka mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi dan Kepemimpinan Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.

Bertempat di Galaxy Hotel, seluruh pimpinan di instansi pendidikan dasar dan menengah yang hadir, mendapatkan materi mengenai cara berkomunikasi yang baik melalui pelatihan public speaking.

Tak hanya itu, mereka juga diajak untuk relaksasi sebelum mendapatkan materi lebih lanjut. Hal ini membuat suasana menjadi seru dan tidak membosankan.

Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama menjelaskan, kegiatan itu bertujuan menunjang performa kepala sekolah yang kini tidak hanya dituntut menguasai kemampuan manajerial, tetapi juga harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif, baik secara internal maupun eksternal.

Ia menekankan, seluruh aktivitas dan kebijakan di satuan pendidikan kini senantiasa menjadi sorotan masyarakat.

"Upaya ini juga merupakan bagian dari program prioritas Pemko Banjarmasin, kepala sekolah dituntut tidak hanya piawai dalam hal manajerial, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi yang baik," paparnya di sela Bimtek.

Ditambahkannya, komunikasi internal yang baik diperlukan untuk membina hubungan kerja harmonis dengan para guru dan tenaga kependidikan. 

Sementara itu, komunikasi eksternal penting dalam menjalin sinergi dengan komite sekolah, lembaga, organisasi, maupun masyarakat luas.

 Pihaknya menekankan, setiap penyataan atau imbauan yang disampaikan oleh kepala sekolah ke publik merupakan representasi resmi dari Pemko Banjarmasin. 

"Sebab itu, kepala sekolah diimbau untuk mampu menyampaikan informasi secara jelas, efektif, dan tidak menimbulkan multitafsir yang berpotensi memicu permasalahan hukum," pungkasnya.

Senada, Ibunda Guru Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani menuturkan, bimtek ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara pimpinan sekokah di depan umum, sehingga arahan dan kebijakan Pemko Banjarmasin maupun Wali Kota dapat tersampaikan secara tepat.

 "Dengan komunikasi yang efektif, potensi terjadinya miskomunikasi dalam penyampaian informasi di lingkungan sekolah dapat ditekan sekecil mungkin," ucapnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda meminta peserta Bimtek agar mengikuti jalannya pelatihan secara maksimal dan sungguh-sungguh. 

Penggunaan gawai atau ponsel pintar diimbau untuk diminimalkan selama materi berlangsung, mengingat kegiatan pelatihan tersebut dibiayai langsung oleh anggaran daerah melalui APBD. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.