Close The Door dan Double Group Bawa Festival Podcast Nasional ke Makassar
Muh. Abdiwan August 21, 2026 09:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Makassar bakal menjadi panggung perdana festival podcast live berskala nasional setelah Close The Door dan Double Group resmi mengumumkan Indonesian Podcast Festival atau IPF 2026 yang akan digelar pada 24–25 Oktober 2026.

Festival yang diperkenalkan dalam konferensi pers di Queens Head Kemang, Jakarta, Kamis (20/8/2026), tersebut menjadikan Makassar sebagai kota pilot project sekaligus kota pertama di luar Jakarta yang menjadi tuan rumah festival podcast berskala nasional.

Indonesian Podcast Festival akan berlangsung selama dua hari di Balai Prajurit M. Yusuf atau Manunggal Makassar dengan target mendatangkan sekitar 7.000 hingga 8.000 pengunjung.

Pemilihan Makassar sebagai lokasi perdana dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas ekosistem podcast nasional sekaligus memberikan ruang pertemuan langsung antara podcaster, kreator, dan para pendengarnya.

Chief Executive Officer IPF, dr. Ichal Tawil, mengatakan Makassar dipilih karena memiliki basis penonton podcast yang dinilai matang dan memiliki daya beli, namun masih membutuhkan lebih banyak event premium berkualitas tinggi di luar konser musik.

“IPF lahir dari melihat begitu besarnya basis penggemar podcast di Indonesia yang selama ini hanya terhubung lewat ponsel dan earphone, namun belum pernah punya momen untuk bertemu langsung dalam skala besar. Kami memilih Makassar sebagai titik awal karena kota ini punya basis penonton yang matang, berdaya beli, namun masih kekurangan event premium berkualitas tinggi di luar konser musik,” ujar dr. Ichal Tawil.

Mengusung konsep “One Stage & Infinity Story”, venue festival nantinya akan disulap menjadi studio podcast raksasa dengan delapan sesi pertunjukan yang menghadirkan enam headliner nasional dan dua local heroes asal Makassar dalam satu panggung.

Lima genre utama akan diangkat dalam festival tersebut, yakni Comedy, Lifestyle & Pop Culture, Health & Self-Development, Business & Entrepreneurship, serta Mystery/Horror.

Selain talk show interaktif, IPF juga menghadirkan segmen Blind Podcast yang mempertemukan podcaster dengan tamu rahasia, serta hiburan berupa stand-up comedy dan penampilan musik live.

Pengunjung juga akan disuguhi berbagai aktivitas pendukung seperti The POD-Booth, Silent Podcast Corner, area kuliner lokal, photo box, merchandise eksklusif, hingga Community Meetup yang menjadi ruang pertemuan kreator dan pendengar.

Sejumlah nama besar dari ekosistem podcast Close The Door dijadwalkan tampil, di antaranya Deddy Corbuzier melalui Close The Door, Tom MC Ifle melalui Behind The Business, Theo Derick melalui Grind Theory, Habib Jafar dan Onad melalui Login, Vadi dan Nino melalui CTD Friends, serta Ferry Irwandi melalui Docuvlog.

Panggung Indonesian Podcast Festival juga akan memberikan ruang bagi talenta lokal Makassar seperti Ballorang dan Parecu Podcast untuk tampil berdampingan dengan sejumlah komika potensial dari kancah lokal.

Chief Strategic Officer IPF, Coach Tom Mc Ifle, mengatakan kolaborasi Close The Door dan Double Group diharapkan mampu menjadikan IPF sebagai festival podcast yang berkelanjutan dan dapat berkembang ke berbagai kota di Indonesia.

“Dengan jaringan talent nasional yang dimiliki Close The Door dan pengalaman panjang Double Group dalam eksekusi event, kami ingin IPF menjadi IP festival podcast pertama dan terbesar di Indonesia yang bisa berkelanjutan hadir di berbagai kota, sekaligus memberi ruang bagi podcaster nasional dan local heroes untuk tampil setara di satu panggung yang sama,” tambah Coach Tom Mc Ifle.

Untuk tiket, panitia menetapkan dua kategori harga, yakni Rp275.000 untuk sesi Ferry Irwandi, Login, Grind Theory, Behind The Business, Ballorang, dan Parecu Podcast, serta Rp375.000 untuk sesi Close The Door Podcast dan CTD Friends.

Sebelum festival utama berlangsung, panitia juga menyiapkan rangkaian Road to IPF berupa Mobile Podcast dan Mini Podcast di sejumlah titik publik di Makassar serta Private Class bagi masyarakat yang ingin mendalami bisnis podcasting secara lebih intim.

Makassar menjadi titik awal roadmap nasional Indonesian Podcast Festival sebelum agenda serupa direncanakan diperluas ke Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Medan.

Melalui konsep tersebut, IPF tidak hanya diarahkan sebagai festival hiburan, tetapi juga menjadi wadah pertemuan industri yang mempertemukan podcaster nasional, kreator lokal, komunitas, pendengar, hingga pelaku bisnis dalam satu ekosistem.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.