TRIBUNNEWS.COM - Setelah mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjadi juara Liga Inggris, Arsenal akan memulai perjuangan mempertahankan gelar dengan menghadapi Coventry City pada pekan pembuka musim 2026/2027.
Pertandingan Arsenal vs Coventry City akan berlangsung di Emirates Stadium pada Sabtu (22/8/2026) pukul 02.00 WIB.
Arsenal memiliki modal kuat untuk mengawali musim sebagai juara bertahan.
Tim Meriam London telah memenangkan tiga pertandingan pekan pertama Liga Inggris sebelumnya sebagai juara bertahan, yakni melawan Everton pada 2004/2005, Nottingham Forest pada 1998/1999, dan Birmingham City pada 2002/2003.
Selain itu, Arsenal selalu memenangkan pertandingan pembuka Liga Inggris dalam empat musim terakhir setelah kalah dari Brentford pada musim 2021/2022, menurut catatan Opta.
Rekor Arsenal melawan tim promosi juga menjadi modal kepercayaan diri.
Sejak awal musim 2023/2024, Arsenal telah memenangkan 17 dari 18 pertandingan Liga Inggris melawan tim promosi.
Satu-satunya hasil lain yang diraih Arsenal adalah ketika bermain imbang 2-2 melawan Sunderland pada musim lalu.
Bahkan di Emirates Stadium, Arsenal tidak terkalahkan dalam 45 pertandingan melawan tim promosi.
Catatan tersebut menjadi rekor terpanjang yang pernah dibuat sebuah tim dalam sejarah Liga Inggris, dengan rincian 40 kemenangan dan lima hasil imbang.
Jika mampu mengalahkan Coventry City, Mikel Arteta juga akan mencatatkan pencapaian pribadi.
Arteta akan menjadi pelatih kelima yang meraih 150 kemenangan Liga Inggris dalam kurang dari 250 pertandingan. Sebelumnya, pencapaian tersebut dilakukan Pep Guardiola (204 pertandingan), Jose Mourinho (231), Jurgen Klopp (237), dan Sir Alex Ferguson (247).
Mikel Arteta menyambut musim baru dengan kepercayaan diri tinggi setelah Arsenal meraih gelar Liga Inggris, mencapai final Liga Champions, dan tampil mengesankan di pramusim.
Terbaru, Arsenal mengalahkan Manchester City 3-0 untuk mengangkat trofi Community Shield.
Arteta pun mengaku semakin bersemangat menghadapi musim baru.
"Saya merasa baik, berbeda, dan semoga lebih baik," ucap Arteta dikutip dari laman resmi klub.
"Lebih bersemangat dari sebelumnya. Lebih lapar dari sebelumnya. Saya tidak sabar untuk memulai Liga Inggris di kandang, di depan para pendukung kami, menampilkan yang terbaik, dan meraih kemenangan," tegasnya.
Arteta juga ingin Arsenal menunjukkan ambisi yang lebih besar dibandingkan musim lalu.
"Yang perlu kita tunjukkan adalah keinginan dan ambisi kita akan lebih baik daripada musim lalu, sebulan yang lalu atau seminggu yang lalu ketika kita bermain melawan Man City," tambahnya.
Di sisi lain, Arteta akan berhadapan dengan Frank Lampard yang menjadi pelatih Coventry City.
Lampard berhasil membawa The Sky Blues tampil impresif hingga promosi ke Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam dua setengah dekade.
Pertandingan melawan Arsenal juga akan menjadi laga Liga Inggris pertama Coventry dalam 25 tahun dan 94 hari.
Catatan tersebut menandai jeda terpanjang antara dua pertandingan yang pernah dijalani sebuah tim dalam sejarah kompetisi.
Arteta pun memberikan pujian kepada Lampard dan Coventry.
"Apa yang telah mereka lakukan sebagai sebuah klub sungguh luar biasa. Apa yang telah dilakukan Frank (Lampard) sungguh menakjubkan," puji Arteta.
"Setelah bertahun-tahun absen dari Liga Inggris, mereka berhak untuk melakukannya dan mereka telah mendapatkannya dengan cara yang sangat istimewa," sambungnya.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Arsenal terakhir kali menghadapi Coventry pada Februari 2001 dan berhasil menang tipis 1-0.
Namun, Coventry sebelumnya sempat mengalahkan Arsenal dua kali pada musim 1993/1994.
Sejak musim tersebut, Coventry hanya sekali mengalahkan Arsenal dalam 14 pertemuan Liga Inggris, dengan catatan lima imbang dan delapan kekalahan.
Satu-satunya kemenangan tersebut terjadi pada Boxing Day 1999 ketika Coventry menang 3-2.
Opta memprediksi Arsenal memiliki peluang 80,4 persen untuk meraih kemenangan pada laga pembuka musim ini.
Sementara peluang Coventry menang berada di angka 7,1 persen, sedangkan kemungkinan pertandingan berakhir imbang mencapai 12,5 persen.
Arsenal
David Raya, Ben White, Cristhian Mosquera, Gabriel Magalhaes, Riccardo Calafiori, Bruno Guimaraes, Myles Lewis-Skelly, Martin Odegaard, Noni Madueke, Kai Havertz, Christos Tzolis.
Pelatih: Mikel Arteta
Coventry City
Carl Rushworth, Jay DaSilva, Aurele Amenda, Bobby Thomas, Milan van Ewijk, Caleb Yirenkyi, Matt Grimes, Brandon Thomas-Asante, Tatsuhiro Sakamoto, Loum Tchaouna, Ellis Simms.
Pelatih: Frank Lampard
(Tribunnews.com/Sina)