Renungan Harian Katolik Jumat 21 Agustus 2026, Hidup dalam Kasih Setiap Hari
Gordy Donovan August 21, 2026 09:47 AM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian katolik Jumat 21 Agustus 2026.

Tema renungan harian katolik "Kasih yang Menghidupkan Keluarga".

Renungan harian katolik disiapkan untuk perayaan wajib St. Pius X.

Bacaan hari Jumat: Yeh 37:1-14; Mzm 107:2-3.4-5.6-7.8-9; Mat 22:34-40 dan BcO Pkh 8:5-9:10.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 21 Agustus 2026, Kasih yang Menghidupkan Keluarga


Bacaan Pertama: Yeh 37:1-14 

Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang. Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.

Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"

Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!

Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.

Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.

Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel.

Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya.

Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN."

Mazmur Tanggapan: Mzm 107:2-3.4-5.6-7.8-9
Ref: Bersyukurlah kepada Tuhan,sebab kekal kasih setia-Nya.

Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan, yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.

Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan; mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.

Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka.

Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.

Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia, sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.

Bait Pengantar Injil:Mzm 25:5c.5a
Tunjukkanlah lorong-Mu kepadaku, ya Tuhan,bimbinglah aku menurut sabda-Mu yang benar.

Bacaan Injil Katolik: Mat 22:34-40

Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik

"hidup dalam kasih setiap hari"

Dalam kehidupan keluarga, sering kita temui hal ini: Ayah bekerja keras demi keluarga, ibu sibuk mengurus rumah, anak-anak belajar dan berprestasi, namun karena kesibukan masing-masing, mereka jarang duduk bersama, mendengarkan satu sama lain, atau berdoa bersama. Semua tampak berfungsi, tetapi kasih tidak mengalir. Tugas dijalankan, tetapi hati terasa jauh. 

Yesus dalam Injil hari ini menyampaikan hukum yang terutama, “Kasihilah Tuhan Allahmu ... dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” Ia mengingatkan bahwa tanpa kasih, semua aktivitas – baik dalam keluarga maupun dalam hidup rohani – akan kosong dan tidak menyelamatkan. 

Santo Pius X, yang kita kenang hari ini, sangat menekankan bahwa iman bukan hanya soal pengetahuan, melainkan juga soal relasi kasih yang hidup. Ia memperjuangkan agar anak-anak dapat menerima Komuni Kudus lebih awal, karena Ekaristi adalah sumber kasih sejati. Ia berkata, “Ekaristi bukan hadiah bagi yang sempurna, melainkan kekuatan bagi yang lemah.” Dalam keluarga, kasih sejati tumbuh bukan dari kesempurnaan, melainkan dari kesediaan saling menerima, mengampuni, dan berjalan bersama dalam Tuhan. Mari kita kembalikan pusat hidup kita kepada kasih: kasih kepada Tuhan dalam doa dan sakramen, serta kasih kepada sesama dalam keluarga dan komunitas, dengan sabar dan rendah hati.  Agama& Kepercayaan

Tuhan, ajarlah kami mencintai bukan hanya dengan kata-kata, melainkan juga dengan hati dan perbuatan. Kuatkanlah kami untuk hidup dalam kasih setiap hari. Semoga keluarga kami menjadi tempat Engkau tinggal dan berkarya. Amin. (sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/the katolik.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.