Saat Bertamu ke Rumah Tetangga, Istri di Palembang Dianiaya Hingga Nyaris Ditusuk oleh Suami Sendiri
Shinta Dwi Anggraini August 21, 2026 12:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial KW (37), didampingi keluarganya melapor ke Polrestabes Palembang telah menjadi korban penganiayaan oleh suaminya.

Kepada polisi, korban mengatakan tindakan kasar suaminya diduga dipicu karena kesal tidak mendapati dirinya di rumah namun justru berada di rumah tetangga. 

Kekesalan itu membuat pelaku memukuli korban bahkan nyaris menusuknya dengan pisau sebelum dihalangi warga.

Tepatnya peristiwa itu terjadi pada Rabu, (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, korban sedang berada di rumah tetangga yang tak jauh dari kediamannya di Kecamatan SU I, Palembang. 

Pelaku yakni SF tiba-tiba datang sambil marah-marah. 

"Saat itu saya berada di rumah tetangga, Pak. Tahu-tahu dia datang langsung marah-marah kepada saya," katanya saat membuat laporan, Jumat (21/8/2026). 

Diduga terlapor marah karena saat dirinya pulang ke rumah, korban tidak ada di rumah.

Selanjutnya, terlapor langsung memukuli korban di TKP dengan menggunakan tangan kosong.

"Dia marah mungkin karena saat pulang saya tidak ada di rumah. Padahal saya tidak jauh dari rumah," katanya.

Karena kesal, saat itu terlapor juga hendak menusukkan pisau ke arah korban, namun dihalau oleh warga.

Akibatnya, korban mengalami luka memar dan lecet di kening, luka memar dan berdarah di batang hidung, luka lecet di dada kiri, luka lecet di leher bagian kanan, dan sakit di kepala.

Selanjutnya, korban melapor ke Polrestabes Palembang.

"Oleh itulah, Pak, saya melapor ke sini. Karena saya sudah menjadi korban KDRT, dipukuli dan hendak ditusuk dengan pisau," ungkapnya berharap agar terlapor ditangkap.

Sementara, Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Rifky Syerif Reza Afifi membenarkan adanya laporan korban terkait LP KDRT.

"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan," katanya.

 

 

 

 

Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.