Wakapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung di Macuan, Dorong Swasembada Bibit
Hans Arnold Kapisa August 21, 2026 12:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana memimpin kegiatan penanaman sekaligus panen raya jagung bersama petani dan kelompok tani di Kampung Macuan SP5, Distrik Masni, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan di daerah.

Selain meningkatkan produksi, program ini juga diarahkan untuk membangun swasembada bibit jagung agar kebutuhan benih di Papua Barat dapat dipenuhi secara mandiri.

Sulastiana menjelaskan, tanaman jagung yang ditanam tiga bulan lalu sebagai bagian dari penangkaran benih berlabel kuning kini memasuki masa panen di lahan seluas tiga hektare.

Baca juga: Kapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung dan Resmikan Gudang-SPPG Polri

“Hari ini kita tidak hanya berbicara tentang swasembada pangan, tetapi juga swasembada bibit. Target kita adalah agar kebutuhan bibit untuk seluruh wilayah Papua Barat bisa dipenuhi dari daerah sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, penangkaran bibit di Papua Barat diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah seperti Makassar maupun Pulau Jawa.

Pada tahap penyemaian tiga bulan lalu, telah didistribusikan sebanyak tiga ton bibit jagung.

Ke depan, kebutuhan bibit, pupuk, hingga alsintan akan diajukan melalui Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat kepada Kementerian Pertanian dengan dukungan data CPCL yang tertata.

Wakapolda juga mendorong keterlibatan kepala dinas pertanian kabupaten/kota dalam temu lapang untuk membahas pengembangan penangkaran bibit berkelanjutan.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Banjar Ausoy Bantu Warga Panen Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Teluk Bintuni

“Dengan begitu, pemenuhan bibit jagung tidak lagi hanya bertumpu pada Manokwari,” katanya.

Proses teknis panen selanjutnya diserahkan kepada BRMP sesuai bidang kompetensi.

Keterlibatan petani milenial juga diharapkan terus diperkuat mulai dari penanaman hingga panen.

Hasil panen kali ini akan didistribusikan gratis untuk memenuhi kebutuhan sejumlah kabupaten di Papua Barat, sementara pengelolaan selanjutnya akan dikoordinasikan bersama Perum Bulog.

“Kita juga membuka peluang untuk mengeksplorasi lahan-lahan lain bersama KBRMP dalam rangka pengembangan kegiatan ketahanan pangan berikutnya,” tambah Sulastiana.

Baca juga: Polda Papua Barat Dorong Petani Milenial OAP Lewat Program Jagung di Masni

Ia menunjuk Dansat Brimob, Satgas Ketahanan Pangan Polda Papua Barat, serta Karo SDM sebagai penanggung jawab keberlanjutan program.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri, pemerintah daerah, BRMP, Bulog, dan kelompok tani dalam memperkuat kemandirian pangan.

“Kami berharap ilmu teknis terkait panen, sortir, dan pascapanen dapat diserap oleh Gapoktan dan kelompok tani, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan panen jagung seremonial bersama seluruh stakeholder. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban antara jajaran Polri dengan masyarakat petani.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.