Disparbud Pangandaran Siapkan Strategi Khusus Guna Dongkrak Kembali Kunjungan Wisman
Ravianto August 21, 2026 01:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran menyiapkan strategi khusus untuk kembali menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) berlibur ke Pangandaran.

Langkah itu dilakukan menyusul penilaian bahwa kunjungan turis asing ke Pangandaran saat ini belum seramai era 1980-an hingga akhir 1990-an. 

Meskipun demikian, Disparbud melihat adanya tren peningkatan kunjungan wisman dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugista, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan asing memang belum kembali seperti masa kejayaan pariwisata Pangandaran pada dekade 1990-an.

Namun, berdasarkan data kunjungan yang tercatat di Bapenda Kabupaten Pangandaran, tren wisatawan asing mulai kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Beberapa tahun ini lagi ramai lagi, berdasarkan data dari Bapenda," ujar Dadan kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Jumat (21/8/2026) pagi.

Baca juga: Malam-malam, Pangandaran Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,1

Menurutnya, satu langkah yang akan dilakukan adalah menggencarkan promosi khusus yang menyasar wisatawan mancanegara.

"Rencana akan ada promosi khusus untuk menarik wisatawan asing ke Pangandaran," katanya.

Dadan menyebut Pantai Batukaras masih menjadi salah satu tujuan utama wisatawan asing yang datang ke Pangandaran. 

Kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik kuat, terutama untuk aktivitas olahraga selancar atau surfing.

"Kalau yang menetap di sana, kita tidak ada datanya. Itu biasanya di Kesbangpol," ucap Dadan.

Meski jumlah kunjungan wisman sudah tercatat, Dadan mengakui data yang tersedia saat ini belum cukup detail untuk mengetahui negara asal para turis asing tersebut.

"Adapun data yang di Bapenda itu hanya sebatas jumlah kunjungan saja, tidak secara spesifik mendata asal negara mereka," ujarnya.

Untuk itu, Disparbud berencana melakukan pendataan yang lebih spesifik mengenai asal negara wisatawan mancanegara. 

Karena, data ini penting sebagai dasar untuk menentukan strategi promosi pariwisata yang lebih tepat sasaran."Nanti kita akan berkoordinasi dengan Bapenda tentunya," kata Dadan. *

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.