Tim DLH dan Ditlantas Polda Kalsel Bagikan Ribuan Masker, Imbau Warga Jangan Bakar Lahan
Irfani Rahman August 21, 2026 03:05 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan membuat kegiatan rutin aparatur pemerintah pada Jumat (21/8/2026) dialihkan menjadi aksi yang lebih menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Alih-alih melaksanakan senam atau aktivitas olahraga pagi, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kalsel diminta turun ke lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat.

Satu di antaranya dilakukan oleh tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel. Tim DLH bersama personel Ditlantas Polda Kalsel membagikan lebih dari 1.000 masker kepada pengguna jalan di sepanjang Jalan A Yani Kilometer 19 hingga Kilometer 26.

Kepala DLH Kalsel Rahmat Prapto Udoyo melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Masrodjian Noor, SKM., M.M.Kes, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: 7 Daerah di Kalsel Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Modifikasi Cuaca Belum Dapat Dilakukan

Baca juga: Polres HSS Bekuk Dua Pelaku Pembakaran Lahan, Sebabkan Ribuan Meter Area Lahan Terbakar

“Pertama kita turut prihatin dengan bencana kebakaran hutan. Makanya hari ini kita atas inisiasi Pak Kadis melakukan pembagian masker kepada pengguna jalan,” urai Masrodjian Noor.

Menurut Masrodjian Noor, DLH menyiapkan lebih dari 1.000 masker untuk dibagikan. 

Pada pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut dibantu personel Polda Kalsel yang berada di lokasi dan ikut membagikan masker kepada pengguna jalan.

Tim disebar mulai dari Jalan A Yani kilometer 6 Banjarmasin hingga ke bundaran pesawat Banjarbaru .

Bukan hanya membagikan masker, tim DLH juga melanjutkan kegiatan dengan aksi bersih-bersih atau korve di sepanjang sempadan jalan Ahmad Yani Banjar hingga Banjarbaru.

“Kami juga lakukan korve untuk mengumpulkan sampah yang ada di sekitar sempadan jalan. Jadi hari ini ada dua kegiatan itu,” runutnya.

Masrodjian Noor menuturkan, aksi tersebut dilakukan sekaligus untuk menjaga kebersihan lingkungan di tengah kondisi udara yang masih terdampak asap.

Masrodjian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan selama kondisi karhutla masih berlangsung. 

Pembakaran terbuka dikhawatirkan semakin memperburuk kondisi asap dan membahayakan kesehatan masyarakat.

“Jangan membakar sampah, apalagi membakar lahan, karena itu akan meningkatkan bahaya yang disebabkan oleh asap ini. Terus kalau keluar rumah, seyogianya memakai masker,” imbaunya.

Apel Pagi Diganti Aksi Lapangan

Pengalihan kegiatan olahraga pagi menjadi pembagian masker merupakan tindak lanjut arahan Pemprov Kalsel dalam merespons kabut asap yang melanda sejumlah daerah.

Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin sebelumnya menginstruksikan seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel meniadakan kegiatan senam atau aktivitas olahraga pagi pada Jumat (21/8/2026).

Instruksi itu tertuang dalam surat edaran bernomor 300.2.1/1140/BPBD/2026. Sebagai gantinya, jajaran SKPD diminta turun langsung membagikan masker di lokasi yang banyak dilalui masyarakat serta kawasan permukiman.

Dengan demikian, kegiatan yang biasanya diisi aktivitas olahraga pagi dialihkan menjadi aksi sosial yang dinilai lebih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.