Profil 2 Wakil Rektor Unsoed yang Tertangkap dalam OTT KPK, Sama-sama Menyandang Gelar Guru Besar
Januar Imani Ramadhan August 21, 2026 10:42 PM

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap jajaran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, menyeret nama Rektor Prof. Akhmad Sodiq.

Namun tak hanya sang rektor, dua wakilnya pun turut tertangkap, yakni Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum. (Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan) serta Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan).

Kedua wakil rektor ini ternyata merupakan sosok yang menyandang gelar guru besar di Unsoed.

Kuat Puji Prayitno sendiri dikenal sebagai akademisi senior di bidang hukum pidana.

Pria kelahiran Cilacap, 29 Agustus 1965 ini menjabat sebagai Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsoed.

Ia menempuh pendidikan sarjana dan doktoral di Universitas Diponegoro, kemudian mengabdikan diri sebagai dosen di Fakultas Hukum, Fakultas ISIP, serta program Magister Hukum Unsoed.

Pada 18 Februari 2025, Kuat dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Pidana.

Selain aktif mengajar, ia juga pernah dinobatkan sebagai Dosen Teladan Tingkat Universitas dan menjadi anggota Asosiasi Pengajar Hukum Pidana Nasional.

Sementara itu, Norman Arie Prayogo merupakan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unsoed.

Lahir di Banyumas pada 7 September 1982, Norman menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsoed dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Perairan.

Ia melanjutkan studi magister di kampus yang sama, lalu memperoleh beasiswa dari Habibie Center untuk menempuh pendidikan doktor di Universitas Gadjah Mada.

Gelar doktor diraih pada 2012 dengan penelitian di Nara Institute of Science and Technology, Jepang.

Norman dikukuhkan sebagai Guru Besar Bioteknologi Perikanan pada 18 Februari 2025 dan pernah dinobatkan sebagai dosen berprestasi Unsoed tahun 2018.

KPK menduga OTT ini berkaitan dengan praktik suap dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, khususnya di Fakultas Kedokteran Unsoed.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyebut adanya indikasi pengkondisian penerimaan mahasiswa baru yang memicu operasi senyap tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.