- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah menelepon Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Luhut mengatakan dalam sambungan telepon dengan Prabowo itu satu hal ia yang ditekankan adalah refocusing pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Kabar mengenai dirinya menelepon Prabowo itu disampaikan Luhut dalam unggahan media sosial Instagramnya pada Kamis (20/8).
Luhut mengunggah momen saat dirinya mengundang Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Ia bersama Sudaryono membahas pembenahan tata laksana program MBG.
Melalui unggahannya, Luhut mengatakan pelaksanaan program MBG masih menghadapi banyak tantangan.
Sehingga menurutnya setiap keputusan strategis harus berlandaskan pada data yang akurat.
Luhut juga menekankan bahwa program MBG harus diimbangi dengan pengawasan ketat serta keberanian dalam mengoreksi kekeliruan.
Dalam unggahan itu, Luhut menyebut bahwa ia telah menelepon Prabowo terkait program MBG.
Luhut menekankan perlunya refocusing pembangunan SPPG ke wilayah 3T.
Menurutnya, pembangunan SPPG tidak boleh hanya mempertimbangkan kemudahan akses atau aspek bisnis saja.
Namun juga harus melihat berdasarkan data prevalensi stunting, kerentanan pangan hingga kondisi geografis.
Luhut menegaskan DEN siap mendukung pembenahan tata kelola MBG seperti yang sedang dilakukan BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono.
Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman