Konjen RRT Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Flores
Ryan Nong August 21, 2026 11:40 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok menyampaikan ucapan dukacita dan belasungkawa untuk para korban Gempa Flores. 

Adapun bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah utara Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi menyebabkan puluhan warga meniggal dunia, ratusan luka-luka dan ribuan keluarga mengungsi. Selain itu, gempa juga menyebabkan kerusakan rumah hingga fasilitas umum lainnya. 

"Saya sangat berduka atas musibah ini. Atas nama Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar dan seluruh diplomat Konsulat Jenderal, saya menyampaikan duka cita yang sedalam‑dalamnya bagi para korban yang meninggal dunia, serta belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban, para korban luka dan masyarakat yang terdampak bencana," ungkap Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhisheng dalam keterangan yang diterima POS-KUPANG.COM. 

Baca juga: 3 Gubernur se-Nusra dan Bali Tinjau Langsung Kondisi korban Gempa Flores M7,7 

Ia juga menyebut, pada saat terjadinya gempa, terdapat ratusan wisatawan Tiongkok berada di Labuan Bajo dan sekitarnya. Karena itu pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan terhadap para wisatawan itu.  

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada mereka," kata Zhang.

"Hati kami bersatu dengan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kami mendoakan dengan tulus agar para korban luka segera pulih, dan masyarakat daerah terdampak dapat segera melewati masa sulit serta membangun kembali rumah dan kehidupan yang lebih baik," pungkas dia.

Korban gempa hingga Jumat

Berdasarkan data terbaru BMKG hingga pukul 20.00 WIB atau pukul 21.00 WITA, korban meninggal dunia bertambah menjahi 75 orang, korban luka-luka naik jadi 907 orang dan jumlah warga yang mengungsi juga melonjak menjadi 92.735 orang

Sementara itu, BBMKG melaporkan Gempa Susulan masih terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Akibat Gempa Susulan, warga dilanda kepanikan dan kembali mengungsi ke daerah-daerah dataran tinggi. 

Guncangan dirasakan warga pada Kamis pagi di Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Nagekeo dan Manggarai Barat dan Sikka.

Data dari BNPB pada Kamis (20/8/2026) pukul 16.00, tercatat lebih dari 3 ribu gempa susulan di NTT dengan durasi setiap 1 sampai1,5 jam. Kekuatan gempa susulan antara Magnitudo 1,1 sampai 6,2.

Diirektur Gempa dan Tsunami BMKG, Wijayanto sebagaimana dikutip dari Youtube Kompas TV, Jumat 21 Agustus 2026, mengatakan, gempa masih terus mengguncang Flores dengan kekuatan bervarias dan terus menurun sampai batuan stabil.

Baca juga: Tiba Pertama di Sikka, KM Tidar Bawa 481 Koli Bantuan untuk Korban Gempa Flores

Wijayanto mengatakan, Gempa Flores akan meluruh dalam 3 sampai 4 minggu atau sekitar 15 september  2026 kosentrasi terbanyak di Ruteng Kabupaten Manggarai. 

Sedangkan Utara Sikka dan Nagekeo sudah mulai turun.  Meski kekuatan gempa menurun, Wijayanto mengimbau masyarakat tetap siaga dan waspada.

"Jangan masuk rumah-rumah yang rusak. Yang ada di bukit, waspada longsor," imbau Wijayanto. 

Ia juga mengatakan, potensi Tsunami sangat kecil. "Kalaupun ada tsunami, Bmkg sangant siap," katanya.

Sementara itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada potensi gempa susulan. (*)

BULOG BANTU BERAS - Gempa bumi di sejumlah daerah di Pulau Flores pada 15 Agustus Pagi.
Pascagempa Flores, BULOG Siapkan Beras 10 Ton dan 1.000 Liter  Minyak Goreng per Kabupaten
BULOG BANTU BERAS - Gempa bumi di sejumlah daerah di Pulau Flores pada 15 Agustus Pagi. Pascagempa Flores, BULOG Siapkan Beras 10 Ton dan 1.000 Liter Minyak Goreng per Kabupaten (POS-KUPANG.COM/HO)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.