Jogja Wind Wave Festival 2026 Bergulir di Pantai Selatan DIY, Jangkau Animo Kitesurfer Internasional
Yoseph Hary W August 22, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Yogyakarta kembali mempertegas potensinya sebagai destinasi wisata unggulan dengan daya tarik luar biasa di sektor olahraga bahari hingga ekonomi kreatif berbasis komunitas.

​Guna mengangkat potensi tersebut, sebuah perhelatan olahraga dan pariwisata bertajuk Jogja Wind Wave Festival 2026 resmi diluncurkan di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (21/8/26).

​Mengusung cabang olahraga kitesurfing dengan tema "Riding the Wind, Discovering the Culture", agenda ini bakal menghentak kawasan Pantai Laguna Depok, Bantul pada 19 - 20 September 2026 mendatang.

​Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Atik Sudarmi menegaskan, kehadiran festival tersebut selaras dengan arah kebijakan dan visi pembangunan jangka panjang pemerintah daerah.

Jangkau pasar wisatawan mancanegara

​"Event seperti ini punya arti penting dari sisi promosi pariwisata, sebagai pintu masuk bagi Yogyakarta untuk menjangkau pasar wisatawan mancanegara yang spesifik, terutama yang memiliki minat terhadap olahraga alam dan petualangan," tandasnya, di sela peluncuran.

Sementara, Ketua Panitia Jogja Wind Wave Festival 2026, Arif Effendi, mengatakan, event dirancang sebagai wadah unjuk kebolehan atlet, sekaligus ruang perjumpaan inklusif antara olahraga, pariwisata, budaya, hingga industri ekonomi kreatif.

Melalui tema yang diusung, kebebasan olahraga kitesurfing bakal disatukan dengan kehangatan budaya, seni, serta kuliner masyarakat lokal Yogyakarta.

​"Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang, sehingga Jogja Wind Wave Festival tidak berhenti sebagai sebuah event, tetapi dapat tumbuh menjadi agenda sport tourism tahunan Yogyakarta yang memiliki daya tarik nasional dan membangun jejaring hingga tingkat internasional," terangnya.

​Arif menambahkan, festival yang sudah memasuki gelaran ketiga setelah sempat tertunda akibat pandemi ini fokus mengangkat potensi water sport tourism kawasan pantai selatan dan laguna di DIY yang belum tergarap optimal.

Undang pegiat kite surfing dari Bali, Lombok, hingga mancanegara

​Untuk menarik antusiasme publik dan pecinta olahraga ekstrem, pihak panitia turut mengundang pegiat kite surfing dari Bali, Lombok, hingga mancanegara.

​"Sehingga mereka nanti bisa menyampaikan kepada komunitasnya bahwa di Yogyakarta ada pantai dan laguna yang bisa untuk bermain kitesurfing," terangnya.

​"Jadi, yang kita lombakan nanti ada speed dari teman-teman, yang sifatnya kejuaraan fun, fun game ya. Kejuaraan fun game, karena itu salah satu yang dipertandingkan juga secara internasional," tambah Arif.

Selain menjadi ajang unjuk kebolehan para profesional, Jogja Wind Wave Festival 2026 juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat lokal yang berminat mempelajari olahraga air ini melalui sesi coaching clinic.

​Terkait kepesertaan, hingga hari peluncuran, tercatat puluhan peserta dari dalam dan luar negeri sudah mendaftarkan diri untuk ikut ambil bagian.

​"Ini tamu kita sudah terdaftar hampir 25 peserta untuk hadir di Yogyakarya. Mungkin ada sekitar 6 orang asingnya yang bisa partisipasi di acara ini, dari Australia, kemudian dari Jepang, dan beberapa ya," ucapnya. (aka)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.