Soekarno Cup 2026: Banteng Jatim Hormati Hasil Semifinal, Manajer Minta VAR Digunakan Optimal
Ndaru Wijayanto August 22, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banteng Jatim gagal melangkah ke final Soekarno Cup 2026 setelah kalah 0-1 dari Banteng Bali pada babak semifinal di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Jumat (21/8/2026).

Hasil tersebut diakui Manajer Banteng Jatim, Didik Prasetiyono, bukanlah yang diharapkan.

Meski demikian, Didik tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya telah bekerja keras hingga menit akhir pertandingan.

"Kami menghormati hasil pertandingan dan mengucapkan selamat kepada Banteng Bali yang melaju ke final," ujar Didik dalam keterangannya.

Di balik hasil semifinal tersebut, Didik memberikan catatan terhadap kepemimpinan perangkat pertandingan, khususnya terkait pemanfaatan Video Assistant Referee (VAR).

Ia mengapresiasi panitia Soekarno Cup 2026 yang telah menyediakan teknologi VAR untuk babak semifinal dan final.

Baca juga: Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup 2026 dan Bidik Juara Lagi

Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut merupakan langkah positif karena laga pada fase penentuan membutuhkan standar kepemimpinan dan akurasi pengambilan keputusan yang tepat.

Namun, Didik berharap keberadaan VAR juga diikuti dengan pemanfaatan yang optimal, terutama ketika terdapat momentum atau keputusan krusial yang berpotensi memengaruhi jalannya laga.

"Dalam pertandingan Banteng Jatim melawan Banteng Bali hari ini, menurut evaluasi kami terdapat beberapa momentum yang semestinya dapat diperiksa lebih optimal melalui VAR," katanya.

Didik menegaskan, catatan tersebut bukan ditujukan untuk mengubah hasil pertandingan yang telah selesai.

Menurutnya, evaluasi diperlukan agar tujuan penggunaan VAR benar-benar tercapai, yakni membantu wasit mengambil keputusan secara akurat dan seadil mungkin.

"Teknologi VAR hanya akan memberikan manfaat apabila digunakan secara optimal untuk membantu wasit mengambil keputusan yang seakurat dan seadil mungkin," ujarnya

Meski begitu, Didik tetap menyatakan penghormatan kepada perangkat pertandingan dan menerima hasil semifinal dengan sikap sportif.

"Dalam sepak bola, menang dan kalah harus diterima dengan sikap sportif. Tetapi sportivitas juga membutuhkan keberanian untuk melakukan evaluasi agar kualitas pertandingan terus menjadi lebih baik," tuturnya.

Banteng Jatim masih memiliki satu pertandingan tersisa di Soekarno Cup 2026, yakni laga perebutan tempat ketiga.

Didik memastikan tim akan segera melakukan evaluasi dan mengembalikan fokus para pemain untuk menghadapi pertandingan tersebut.

"Kami ingin menutup perjalanan Soekarno Cup 2026 dengan penampilan terbaik," katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.