Sebulan 4 Nyawa Melayang, Konten Kreator Palembang Sindir Para Pejabat Pelaku Korupsi Lampu Jalan
Odi Aria August 22, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kerap padamnya lampu jalan di sejumlah koridor utama Kota Palembang hingga memicu kecelakaan maut memantik aksi satire dan emosi dari warga.

Baru-baru ini, sebuah aksi unik sekaligus menohok yang dilakukan seorang konten kreator lokal viral di media sosial.

Dikutip dari unggahan akun Instagram @ryankiemas, pemilik akun bersama tiga rekan lainnya tampak duduk bersila di tepi jalan gelap gulita sembari memanjatkan doa bernada sentilan keras kepada jajaran pejabat Pemkot maupun pihak terkait.

Baca juga: Kabel Lampu Jalan Ludes Digondol Maling, Jalan Noerdin Pandji Palembang Gelap Gulita dan Rawan Begal

Aksi tersebut dilakukan di kawasan Jalan Kebun Sayur yang terisolasi kegelapan akibat seluruh fasilitas penerangan jalan umum (PJU) mati total.

"Lampu jalan di sepanjang Jalan Kebun Sayur mulai dari Simpang Bandara hingga Simpang Indogrosir bahkan sampai ke Simpang BLK tidak ada satupun lampu jalan yang hidup. Padahal kondisi jalan di bawahnya banyak yang rusak parah," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, pemilik akun menyisipkan pesan sudut pandang (POV) yang secara khusus dialamatkan kepada oknum pejabat pengambil kebijakan yang membiarkan kerusakan infrastruktur dan dugaan penyelewengan proyek PJU.

"POV : Doa untuk pejabat yang terlibat korupsi proyek lampu jalan dan pejabat yang diam banyak jalan rusak. Pejabat yang membiarkan truk masuk bukan pada waktunya. Yang tidak terlibat jangan tersinggung," tulisnya dalam rekaman tersebut.

Isi ucapan doa yang dipanjatkan pun terbilang sangat ekstrem dan menohok, menggambarkan rasa frustrasi warga atas jatuhnya korban jiwa di jalur berlubang dan gelap tersebut.

"Bismillahirrohmanirrohim. Ya Allah Ya Rabbi, bulan kemarin sampai bulan hari ini satu bulan sudah empat nyawa melayang. Coba ya Allah sekali-sekali pejabat pemerintahan, atau pejabat-pejabat yang harusnya peduli dengan rakyat tapi tidak peduli," lantang doa dalam rekaman video tersebut.

Sontak, video tersebut langsung dibanjiri beragam komentar warganet.

Banyak netizen yang sepakat dan mendukung aksi satire tersebut lantaran kesal melihat kondisi Jalan Kebun Sayur yang gelap, berlubang, serta kerap diterobos truk tonase besar di luar jam operasional.

Jalur dari arah Simpang Bandara SMB II hingga Simpang BLK Sako memang tergolong jalur rawan kecelakaan lalu lintas (blackspot), terutama pada malam hari saat jarak pandang pengendara sangat terbatas.

Masyarakat berharap aksi viral ini bisa memantik perhatian serius dari instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Kota Palembang, untuk segera membenahi fasilitas PJU dan perbaikan aspal sebelum kembali memakan korban jiwa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.