Karhutla Lahap 20 Hektare Lahan di Pulau Battoa Polman, Api Cepat Merambat
Abd Rahman August 22, 2026 12:47 PM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Puluhan personel Polres Polewali Mandar (Polman) mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 20 hektare di Pulau Battoa, Dusun Kapejang dan Dusun Lendang, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sabtu (22/8/2026).Kebakaran diketahui setelah masyarakat panik dan memberikan informasi dengan menghubungi pihak kepolisian.

Api diduga pertama kali membakar kawasan bukit lahan kosong di Dusun Kapejang kemudian merambat ke Dusun Lendang.

Kobaran api dengan cepat meluas karena kawasan tersebut banyak ditumbuhi pohon bambu dan rumput ilalang yang dalam kondisi kering. 

Baca juga: Jembatan Merah Putih di Pasangkayu Resmi Digunakan, Akses 120 Warga Kini Makin Lancar

Baca juga: Kronologi Lansia 84 Tahun Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Polman

Api selanjutnya merambat hingga memasuki sejumlah lahan perkebunan milik warga di dua dusun ini.

Personel kepolisian bersama masyarakat sekitar melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. 

“Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan di lokasi, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare,” kata Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi.

Dia menyebut lahan milik warga yang terdampak merupakan milik Galung (72), Fasya (65), Umar (65), serta lahan milik almarhum Syamsuddin, almarhum Sida, dan almarhum Hambali.

Budi Adi menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, kata Budi, kebakaran ini memang kerap terjadi setiap musim kemarau. 

Kondisi lahan yang kering serta gesekan batu yang jatuh dari kawasan perbukitan dapat menimbulkan percikan api yang kemudian menyambar rumput ilalang.

Namun demikian, dugaan tersebut masih perlu dilakukan pendalaman dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.

Polres Polman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya selama musim kemarau.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.