TRIBUNMATARAMAN.COM – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono menghormati hasil semifinal Soekarno Cup 2026 melawan Banteng Bali. Namun ia menyoroti penggunaan Video Assistant Referee (VAR) yang menurutnya belum optimal pada laga tersebut.
Banteng Jatim harus mengakui keunggulan Banteng Bali dan gagal melaju ke final.
Apresiasi VAR, Minta Penggunaan Lebih Optimal
Dalam keterangannya, Didik mengapresiasi panitia Soekarno Cup 2026 yang menghadirkan VAR pada babak semifinal dan final.
“Kami mengapresiasi panitia Soekarno Cup 2026 yang telah menghadirkan VAR pada babak semifinal dan final. Ini merupakan langkah maju karena pertandingan pada fase-fase menentukan memang membutuhkan standar kepemimpinan dan akurasi pengambilan keputusan yang semakin baik,” ujar Didik.
• Soekarno Cup 2026 Bergulir di Jatim 10-24 Agustus, 16 Provinsi Kirim 400 Talenta Muda
Namun ia berharap fasilitas VAR dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama pada momentum krusial yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
“Justru karena fasilitas VAR sudah tersedia, kami berharap penggunaannya dapat dilakukan secara optimal, terutama ketika terdapat momentum atau keputusan krusial yang berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan,” katanya.
Menurut evaluasi tim, ada beberapa situasi dalam laga Banteng Jatim vs Banteng Bali yang semestinya bisa diperiksa lebih detail melalui VAR.
“Catatan kami bukan untuk mengubah hasil pertandingan yang sudah selesai, tetapi menjadi evaluasi agar tujuan penggunaan VAR itu sendiri benar-benar tercapai,” tegasnya.
Fokus ke Perebutan Juara 3
Didik menegaskan pihaknya tetap menghormati perangkat pertandingan dan menerima hasil dengan sportif.
“Kami tetap menghormati perangkat pertandingan dan hasil semifinal hari ini. Dalam sepak bola, menang dan kalah harus diterima dengan sikap sportif. Tetapi sportivitas juga membutuhkan keberanian untuk melakukan evaluasi agar kualitas pertandingan terus menjadi lebih baik,” ucapnya.
Banteng Jatim masih memiliki satu laga tersisa, yakni perebutan tempat ketiga. Tim akan segera melakukan evaluasi internal.
“Masih ada satu pertandingan bagi Banteng Jatim. Kami akan segera melakukan evaluasi dan mengembalikan fokus anak-anak untuk menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga. Kami ingin menutup perjalanan Soekarno Cup 2026 dengan penampilan terbaik,” ujarnya.
Ia berharap pada laga perebutan juara 3 dan final nanti, kepemimpinan wasit dan pemanfaatan VAR bisa lebih baik agar semua tim mendapat pertandingan yang adil.
“Kami berharap pada pertandingan perebutan tempat ketiga maupun final nanti, kepemimpinan wasit semakin baik dan fasilitas VAR yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga seluruh tim mendapatkan pertandingan yang fair, objektif, dan berkualitas.”
(TribunMataraman.com)