BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musibah kebakaran yang terjadi dini hari gegerkan warga kawasan RT 62 RW 04, Gang Damai, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Sabtu (22/8/2026).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.55 Wita, api dengan cepat berkobar dan terlihat jelas dari kejauhan.
Sejumlah unit pemadam bersama puluhan relawan BPK segera berbondong-bondong menuju lokasi kebakaran.
Titik api berada di dalam gang sempit kawasan padat penduduk. Kondisi tersebut membuat mobil pemadam tidak bisa masuk hingga ke lokasi terdekat.
Seluruh unit akhirnya terpaksa parkir di jalan luar. Mesin pompa dan selang harus diangkat manual oleh petugas dan relawan menuju titik kebakaran.
Api benar-benar dinyatakan padam sekitar pukul 02.30 Wita. Dari sorotan lampu senter petugas pemadam, terlihat dua bangunan ludes terbakar.
Baca juga: Kondisi Awan Hujan Belum Mendukung, Modifikasi Cuaca di Wilayah Kalsel Belum Bisa Dilaksanakan
Petugas PLN turut hadir di lokasi untuk melakukan pengecekan instalasi listrik di area terdampak. Aparat kepolisian juga terlihat melakukan penyelidikan terkait musibah ini dengan memasang garis polisi di sekitar area kebakaran.
Data sementara dari pihak RT setempat menyebutkan dua bangunan bedakan (rumah kontrakan) ludes terbakar. Beruntung seluruh penghuni berhasil keluar menyelamatkan diri.
“Untuk bangunan ada dua, dua bedakan. Satu bedakan 3 pintu di sebelahnya bedakan 4 pintu. Jadi ada 7 pintu semua dari dua bedakan, itu data sementara ini. Untuk korban tidak ada," kata Ketua RT 62, Amat, ditemui di lokasi.
Menurut keterangan salah seorang penghuni, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atas plafon bedakan. Dalam hitungan menit, kobaran semakin membesar dan membuat panik seluruh penghuni.
“Saya di WC tadi, tiba-tiba ada api, apinya dari atas flapon,” ujar Jaini, salah seorang penghuni bedakan yang terbakar.
Dikatakan bahwa api mulai berkobar dari bagian belakang bangunan, dengan cepat kobaran api merembet ke bangunan lain.
“Posisi api dari belakang tengah-tengah ruang dapur itu. Semua penghuni sudah keluar saat kejadian. Asal api dari bedakan sebelah kanan lalu merembet ke bedakan di sebelah kiri,” tambah Jaini.
Dari bagian depan yang menghadap jalan, dua bangunan hanya menyisakan dinding, sementara dinding kanan-kiri, belakang beserta isinya ludes menjadi puing arang.
“Tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Keluar dari WC saya langsung selamatkan diri. Api dari atas flapon, kemungkinan korslet listrik,” ungkap jaini. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)