TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Persiapan Gorontalo Karawo Karnaval (GKK) 2026 memasuki tahap akhir.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyebut progres persiapannya telah mencapai sekitar 75 persen menjelang pelaksanaan pada September mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan GKK dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Gorontalo Besok Minggu, 23 Agustus 2026: Sebagian Wilayah Berkabut
Sementara rangkaian kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2026.
Sultan menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi Tribun Gorontalo melalui WhatsApp, Jumat (21/8/2026).
Tahun ini, pelaksanaan GKK juga digelar beriringan dengan Hulonthalo Art and Craft Festival (Harfest) yang diselenggarakan Bank Indonesia.
"Kami kolaborasi dengan Harfest-nya BI di periode yang sama," kata Sultan.
Sejumlah agenda pendukung turut disiapkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Di antaranya pameran kuliner lokal, lomba puisi dan storytelling, lomba foto, serta lomba desain karawo digital.
Menurut Sultan, persiapan GKK kini sudah mencapai 75 persen dengan waktu sekitar tiga pekan sebelum hari pelaksanaan.
"Progres 75 persen, tiga minggu menuju hari-H," ujarnya.
Panitia saat ini fokus menyelesaikan sejumlah kebutuhan akhir, termasuk perizinan dan pengamanan yang dikoordinasikan bersama kepolisian serta pemangku kepentingan terkait.
Minat masyarakat untuk mengikuti karnaval dan berbagai perlombaan yang disiapkan panitia juga disebut terus bertambah.
"Peminat karnaval dan lomba-lomba lain semakin banyak," kata Sultan.
Koordinasi dengan Kementerian Pariwisata juga masih dilakukan secara berkala untuk memastikan kesiapan pelaksanaan.
Di tingkat daerah, rapat koordinasi internal Pemprov Gorontalo dijadwalkan kembali berlangsung pekan depan dan akan dipimpin langsung Gubernur Gorontalo.
"Internal Pemprov kami solid. Minggu depan kami akan rakor persiapan dipimpin langsung Pak Gubernur," ucapnya.
Mengenai pengisi acara, Pemprov Gorontalo masih berupaya menghadirkan sejumlah artis dalam rangkaian Festival Karawo.
Namun hingga Jumat (21/8/2026), belum ada nama artis yang dipastikan tampil khusus dalam GKK.
"Kami masih mengupayakan menghadirkan artis, namun belum ada yang konfirm. Segera setelah ada, kami kabarkan," ujar Sultan.
Meski demikian, penyanyi Yura Yunita telah dipastikan hadir dalam rangkaian kegiatan yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia.
Yura dijadwalkan tampil pada closing ceremony Harvest Gorontalo Art and Craft Festival, Minggu (13/9/2026).
Agenda penutupan tersebut merupakan bagian dari program Bank Indonesia, termasuk Jelajah Nusantara yang turut menghadirkan pelaku UMKM.
Closing ceremony Harfest dijadwalkan berlangsung di halaman parkir Gorontalo Park Convention Center (GPCC).
Dengan demikian, kehadiran Yura Yunita merupakan bagian dari agenda Harfest, bukan pengisi acara yang telah dikonfirmasi untuk GKK.
Selain persiapan pelaksanaan, GKK juga membawa status sebagai satu-satunya event asal Gorontalo yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Sultan mengatakan Pemprov Gorontalo masih berupaya mendorong kegiatan lainnya agar dapat masuk dalam kalender event nasional tersebut.
"Kami akan upayakan event lainnya untuk masuk, namun perjuangan panjang dan berat akan menjadi tantangan," katanya.
Salah satu event yang dinilai memiliki potensi untuk diusulkan masuk KEN adalah Festival Tumbilotohe.
"Kami akan berupaya Festival Tumbilotohe sepertinya bisa diusulkan untuk masuk," tandas Sultan. (*)