Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Jasad korban kecelakaan lalu-lintas di jalur puncak Ciloto, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat kini dalam perjalanan ke rumah duka, Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (22/8/2026).
Baca Juga: Polda Lampung Patroli Skala Besar di Bandar Lampung, Sasar C3 dan Kejahatan Jalanan
"Kami sudah sampai di Pelabuhan Merak dan saat ini tinggal naik kapal, kemungkinan sampai di Tanjung Kerta sore," kata keluarga korban Irwan saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (22/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan ambulans dari Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jabar.
Pihaknya meminta Tribun Lampung bersabar menunuggu kabar selanjutnya karena akan masuk ke kapal menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
"Tunggu ya, saya mau naik kapal dulu, sebentar," ujar Irwan.
Kecelakaan maut terjadi di jalur Puncak, Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam.
Tiga warga asal Lampung yang merupakan satu keluarga menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Ketiganya tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi terlibat dalam tabrakan beruntun.
Saat kejadian, keluarga tersebut diketahui tengah dalam perjalanan pulang menuju Lampung setelah menjenguk anak mereka yang tinggal di Ciranjang, Cianjur.
Tabrakan beruntun itu melibatkan sebuah truk boks, dua minibus, dan dua sepeda motor.
Total empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, sementara delapan lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Utama RSUD Cimacan, Cianjur, Cok Gd Agung Dharma Putra mengatakan, tiga korban meninggal dunia merupakan anggota satu keluarga asal Lampung.
Mereka diketahui berada dalam satu kendaraan bersama tiga anggota keluarga lainnya yang juga mengalami luka berat.
"Mereka diduga satu keluarga, berjumlah enam orang, asal Lampung. Tiga meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka berat," ujar Cok kepada Kompas.com di IGD RSUD Cimacan, Cianjur, Jumat (21/8/2026) malam.
Cok menjelaskan, informasi bahwa keenam korban merupakan satu keluarga diperoleh berdasarkan identitas serta keterangan anggota keluarga yang selamat.
Keluarga tersebut sebelumnya datang ke Cianjur untuk menjenguk anak mereka yang tinggal di wilayah Ciranjang.
Setelah selesai menjenguk, mereka kemudian melakukan perjalanan kembali menuju Lampung.
"Kami masih menunggu kerabat dan keluarganya yang sedang menuju ke sini," kata Cok.
Namun, perjalanan pulang tersebut berakhir tragis setelah kendaraan yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Ciloto.
Tiga anggota keluarga dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RSUD Cimacan. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di ruang IGD.
"Untuk korban luka-luka masih kami observasi mendalam. Kondisi mereka cukup parah dan kemungkinan harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih tinggi," ujar Cok.
Hingga Jumat malam, tiga anggota keluarga asal Lampung lainnya yang mengalami luka berat masih menjalani penanganan medis di RSUD Cimacan.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)