SURYA.co.id, LAMONGAN - Seorang pria berusia 73 tahun ditemukan meninggal dunia di depan salah satu toko emas di kawasan Pasar Tingkat Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026).
Penemuan tersebut mengundang perhatian warga dan pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan pasar.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya laporan mengenai penemuan seorang pria yang diduga telah meninggal dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut Odong-odong di Menganti Gresik, Satu Pengendara Motor Tewas di Lokasi
Mendapat laporan dari masyarakat, Pamapta Polres Lamongan Ipda Supartono bersama anggota Polsek Lamongan Kota langsung mendatangi lokasi.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban sekaligus mengamankan lokasi untuk proses penanganan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas, korban sebelumnya diketahui berada di sekitar kawasan Masjid Agung Lamongan dan Pasar Tingkat Lamongan.
Keberadaan korban di kawasan tersebut diketahui warga selama kurang lebih dua pekan terakhir.
Namun, pada Sabtu (22/8/2026), korban ditemukan sudah tidak bernyawa di depan salah satu toko emas di kawasan Pasar Tingkat Lamongan.
Petugas yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Petugas kemudian membawa jenazah ke RSML Lamongan untuk dilakukan pemeriksaan identifikasi dan visum," kata Ipda M Hamzaid, Sabtu (22/8/2026).
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga merupakan identitas korban.
Berdasarkan KTP tersebut, korban diketahui berinisial S, laki-laki berusia 73 tahun.
Dalam dokumen itu tercantum alamat korban di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Meski demikian, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas pada KTP tersebut sesuai dengan korban yang ditemukan di Pasar Tingkat Lamongan.
Selain identitas, polisi juga masih mendalami penyebab meninggalnya korban.
Jenazah telah dibawa ke RSML Lamongan untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Hingga Sabtu malam, petugas masih mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui keberadaan korban selama berada di sekitar Masjid Agung Lamongan dan Pasar Tingkat.
Polisi juga mendalami rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
"Untuk penyebab meninggalnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut," ujar Hamzaid.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa mengenal korban atau memiliki informasi mengenai keberadaannya agar menyampaikannya kepada petugas.
Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban sekaligus mengungkap rangkaian kejadian sebelum pria tersebut ditemukan meninggal dunia.