Gus Ipul Pastikan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Sesuai Prosedur
Pipit Maulidya August 22, 2026 11:32 PM

 

SURYA.co.id - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan penegasan terkait pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Ipul menjamin bahwa seluruh rangkaian acara yang berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berjalan tegak lurus dengan aturan organisasi.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas berbagai spekulasi dan isu miring yang beredar di media sosial mengenai tahapan Muktamar.

Gus Ipul meminta seluruh kader dan pengurus untuk tetap tenang dan berpegang pada informasi resmi.

"Seluruh rangkaian muktamar ini telah diproses melalui mekanisme yang ada di jamiyyah NU. Tidak ada yang diputus sendiri, termasuk hal-hal yang menyangkut materi muktamar," tegas Gus Ipul usai menghadiri istighosah di Tambakberas, Kamis malam (20/8/2026).

Baca juga: Panitia Uji Becak Listrik untuk Transportasi Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombanf

Berdasarkan AD/ART dan Keputusan Kolektif

Gus Ipul menjelaskan bahwa persiapan Muktamar ke-35 bukan merupakan kebijakan mendadak atau keinginan individu tertentu.

Semua langkah yang diambil merupakan tindak lanjut dari keputusan forum resmi PBNU, termasuk merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta hasil Munas dan Konbes NU.

Ia menekankan pentingnya disiplin organisasi agar tidak ada pihak yang melangkahi aturan yang telah disepakati bersama.

"Tidak bisa kita melakukan sesuatu atas maunya sendiri-sendiri. Ini adalah keputusan organisasi," lanjutnya.

Mekanisme AHWA yang Terukur

Salah satu poin krusial yang sering menjadi sorotan adalah mekanisme pengusulan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Gus Ipul memastikan proses ini dilakukan secara transparan dan berjenjang melalui rapat jajaran Syuriyah di tingkat PCNU (Cabang) dan PWNU (Wilayah).

"Semua berdasarkan aturan yang ada. Kapan pengusulan AHWA dilakukan, kapan cabang dan wilayah melakukan rapat di tingkat jajaran Syuriyah, setelah itu diusulkan dan disampaikan saat registrasi," papar Gus Ipul secara rinci.

Imbauan untuk Warga NU

Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Gus Ipul mengajak warga Nahdliyin untuk memiliki pemahaman yang kuat terhadap mekanisme organisasi agar tidak mudah terprovokasi.

"Ini penting disampaikan agar kita tidak terombang-ambing oleh isu-isu yang macam-macam di media sosial. Prosesnya sudah dilalui," imbuhnya.

Sebagai penutup rangkaian persiapan, PBNU juga mengedepankan ikhtiar spiritual melalui doa bersama. Gus Ipul berharap Muktamar kali ini membawa keberkahan dan solusi bagi umat.

"Yang sulit dimudahkan, yang rumit bisa diurai, dan akhirnya nanti semua bisa bergembira, berkah dengan hasil yang baik," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.