SURYA.co.id, SURABAYA – Prakiraan cuaca Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu, 23 Agustus 2026, menunjukkan kondisi yang relatif bersahabat untuk berbagai aktivitas warga.
Berdasarkan infografis prakiraan cuaca Jawa Timur dari BMKG Stasiun Meteorologi Juanda, cuaca di Kota Surabaya diprakirakan didominasi kondisi berawan dan cerah berawan sepanjang hari.
Pada dini hari, langit Surabaya diprakirakan berawan. Kondisi serupa masih berlanjut hingga pagi hari.
Memasuki menjelang siang, cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan. Kondisi cerah berawan diprakirakan bertahan hingga sekitar siang hari.
Pada sore dan malam, awan kembali mendominasi kondisi cuaca Surabaya.
Suhu udara Surabaya pada hari tersebut diprakirakan berada pada kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius.
Sementara itu, angin diprakirakan bertiup dari arah timur dengan kecepatan mencapai 26 kilometer per jam.
Informasi tersebut menjadi gambaran kondisi cuaca Surabaya pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Masyarakat tetap disarankan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan karena kondisi atmosfer dapat berubah sepanjang hari.
Pada pagi hari, cuaca Surabaya diprakirakan masih berawan. Berdasarkan data dalam infografis BMKG Juanda, kondisi berawan terlihat pada pukul 01.00, 04.00, dan 07.00 WIB.
Memasuki pukul 10.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan mulai berubah menjadi cerah berawan. Perubahan ini menunjukkan adanya peluang langit yang lebih terbuka dibandingkan kondisi pada dini hari dan pagi.
Warga yang memiliki aktivitas pada pagi hingga menjelang siang dapat menyesuaikan kegiatan dengan kondisi tersebut.
Meski demikian, informasi prakiraan cuaca sebaiknya tetap menjadi salah satu pertimbangan, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan atau kegiatan di ruang terbuka.
Memasuki siang hari, cuaca Surabaya diprakirakan cerah berawan. Kondisi tersebut tercatat dalam infografis BMKG pada pukul 13.00 WIB.
Suhu udara Surabaya secara umum diprakirakan berada pada rentang 24–33 derajat Celsius.
Suhu tertinggi berpotensi mencapai 33 derajat Celsius sehingga masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh ketika beraktivitas di luar ruangan.
Paparan cuaca yang cukup panas pada siang hari juga dapat membuat aktivitas luar ruangan terasa lebih terik, terutama ketika tutupan awan berkurang.
Membawa air minum dan menggunakan pelindung dari paparan matahari dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kenyamanan.
Pada sore hari, kondisi cuaca Surabaya diprakirakan kembali berawan. Berdasarkan infografis BMKG Juanda, kondisi tersebut terlihat pada pukul 16.00 WIB.
Cuaca berawan juga diprakirakan berlangsung pada malam hari. Pada pukul 19.00 WIB, kondisi Surabaya diprakirakan berawan, sedangkan pada pukul 22.00 WIB cuaca kembali tercatat cerah berawan.
Dengan kondisi tersebut, warga yang bepergian pada sore hingga malam hari tetap perlu memperhatikan perubahan kondisi langit.
Pengguna kendaraan roda dua juga dapat menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk mengantisipasi perubahan cuaca selama perjalanan.
Selain kondisi langit, infografis BMKG Juanda juga mencantumkan informasi angin untuk Kota Surabaya. Angin diprakirakan bergerak dari arah timur dengan kecepatan mencapai 26 km per jam.
Informasi arah dan kecepatan angin penting diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang melakukan kegiatan di ruang terbuka.
Kondisi angin juga dapat menjadi pertimbangan bagi aktivitas tertentu yang sensitif terhadap perubahan cuaca.
Agar aktivitas tetap nyaman, masyarakat dapat memperhatikan beberapa hal berikut:
Jika melihat pola dalam infografis BMKG Juanda, cuaca Surabaya pada Minggu, 23 Agustus 2026 cenderung tidak menunjukkan dominasi hujan dalam prakiraan per jam yang ditampilkan.
Kondisi berawan mendominasi dini hari, pagi, sore, dan sebagian malam, sedangkan periode menjelang siang hingga siang diprakirakan cerah berawan.
Kombinasi suhu yang dapat mencapai 33 derajat Celsius dan angin dari timur dengan kecepatan hingga 26 km per jam membuat kondisi siang tetap perlu diperhatikan.
Masyarakat dapat memanfaatkan periode pagi hingga siang untuk aktivitas, tetapi tetap perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca karena prakiraan merupakan kondisi yang dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.