Klub Super League dengan Nilai Pasar Tertinggi dan Jumlah Skuadnya, Persija di Atas Persib Bandung
TRIBUNWOW.COM - Super League Liga 1 akan dimulai pada pertengahan September 2026 mendatang.
Sejumlah klub mulai menata puzzle dengan melengkapi skuad yang akan berlaga di musim 2026/2027 mendatang.
Baca juga: 11 Pemain Asing Masih Aktif Membela Tim Nasional di Super League 2026/2027, Persib Bandung Punya 1
Klub yang masih minim pemain Garudayaksa FC dengan 21 pemain.
Sedangkan klub yang memiliki nilai pasar tertinggi adalah Persija Jakarta dengan total Rp166,86 miliar.
Jumlah itu diisi oleh 36 pemain yang saat ini berada di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Di posisi kedua adalah Persib Bandung dengan 35 skuad total nilai pasar Rp165,91 miliar.
Meski di bawah Persija Jakarta, namun jumlah pemain keduanya berselisih 1 orang.
Persib Bandung juga masih menjadi tim yang rata-rata nilai pasarnya tertinggi.
Di Persija Jakarta, Stjepan Loncar menjadi pemain termahal yang dimiliki Macan Kemayoran dengan nilai pasar Rp20,86 miliar.
Ada 3 pemain Persija Jakarta yang memiliki nilai pasar di atas Rp10 miliar.
Termasuk Rizky Ridho dan pemain terbaru Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff.
Sementara pemain termahal Persib Bandung adalah Thom Haye dengan nilai pasar Rp15,64 miliar.
Jika Persija Jakarta hanya memiliki 3 pemain di atas Rp10 miliar, maka Persib Bandung memiliki 5 orang.
Mereka adalah Mariano Peralta, Sandy Walsh, Balsa Sekulic dan Eliano Reijnders.
Baca juga: Sosok Antonio Colak, Striker Rp5,21 Miliar Asal Kroasia yang Masuk Radar Persija Jakarta
Berikut ini perbandingan nilai pasar klub Liga 1 dari yang termahal hingga termurah:
- Persija Jakarta — 36 skuad | Rata-rata MV: Rp4,64 Mlyr. | MV Total: Rp166,86 Mlyr.
- Persib Bandung — 35 skuad | Rata-rata MV: Rp4,74 Mlyr. | MV Total: Rp165,91 Mlyr.
- Bali United FC — 32 skuad | Rata-rata MV: Rp3,35 Mlyr. | MV Total: Rp107,07 Mlyr.
- Persebaya Surabaya — 33 skuad | Rata-rata MV: Rp3,07 Mlyr. | MV Total: Rp101,25 Mlyr.
- Dewa United Banten FC — 23 skuad | Rata-rata MV: Rp3,68 Mlyr. | MV Total: Rp84,74 Mlyr.
- PSIM Yogyakarta — 27 skuad | Rata-rata MV: Rp3,12 Mlyr. | MV Total: Rp84,30 Mlyr.
- Borneo FC Samarinda — 37 skuad | Rata-rata MV: Rp2,23 Mlyr. | MV Total: Rp82,48 Mlyr.
- Bhayangkara Presisi Lampung FC — 30 skuad | Rata-rata MV: Rp2,61 Mlyr. | MV Total: Rp78,39 Mlyr.
- Persik Kediri — 26 skuad | Rata-rata MV: Rp2,91 Mlyr. | MV Total: Rp75,61 Mlyr.
- Persita — 29 skuad | Rata-rata MV: Rp2,55 Mlyr. | MV Total: Rp73,87 Mlyr.
- PSM Makassar — 29 skuad | Rata-rata MV: Rp2,50 Mlyr. | MV Total: Rp72,57 Mlyr.
- PSS Sleman — 36 skuad | Rata-rata MV: Rp1,87 Mlyr. | MV Total: Rp67,27 Mlyr.
- Arema FC — 30 skuad | Rata-rata MV: Rp2,20 Mlyr. | MV Total: Rp65,96 Mlyr.
- Madura United FC — 33 skuad | Rata-rata MV: Rp1,90 Mlyr. | MV Total: Rp62,75 Mlyr.
- Garudayaksa FC — 21 skuad | Rata-rata MV: Rp2,92 Mlyr. | MV Total: Rp61,27 Mlyr.
- Isenmulang Kalteng FC — 31 skuad | Rata-rata MV: Rp1,71 Mlyr. | MV Total: Rp53,01 Mlyr.
- Java United FC — 22 skuad | Rata-rata MV: Rp1,95 Mlyr. | MV Total: Rp42,93 Mlyr.
- Persijap Jepara — 25 skuad | Rata-rata MV: Rp1,29 Mlyr. | MV Total: Rp32,16 Mlyr.
(TribunWow.com/ Tiffany Marantika)