Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Aktivitas warga di kawasan Pasar Tingkat Lamongan, Jawa Timur, mendadak ramai setelah seorang laki-laki lanjut usia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di depan salah satu toko emas, Sabtu (22/8/2026).
Keberadaan pria tersebut sebelumnya disebut telah diketahui warga dan pedagang di sekitar kawasan Masjid Agung Lamongan serta Pasar Tingkat.
Informasi yang dihimpun petugas menyebut, korban telah terlihat berada di kawasan tersebut selama kurang lebih dua pekan.
Namun, pada Sabtu siang, warga mendapati pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia di depan salah satu toko emas.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapat penanganan.
Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan adanya laporan mengenai penemuan seorang laki-laki yang diduga telah meninggal dunia tersebut.
Setelah menerima laporan masyarakat, Pamapta Polres Lamongan Ipda Supartono bersama anggota Polsek Lamongan Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban sekaligus mengamankan lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.
Baca juga: PAD Pasar Lamongan Tahun 2027 Ditarget Rp300 Juta, Perumda Fokuskan Penarikan Retribusi Pedagang
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lokasi, laki-laki tersebut sebelumnya diketahui berada di sekitar kawasan Masjid Agung Lamongan dan Pasar Tingkat Lamongan.
Keberadaan korban di kawasan tersebut disebut telah diketahui warga selama kurang lebih dua pekan terakhir.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti aktivitas maupun kondisi korban selama berada di kawasan tersebut.
Setelah ditemukan meninggal dunia, petugas mengevakuasi korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.
“Petugas kemudian membawa jenazah ke RSML Lamongan untuk dilakukan pemeriksaan identifikasi dan visum,” kata IPDA M. Hamzaid, Sabtu (22/8/2026).
Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sebuah kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga merupakan identitas korban.
Berdasarkan identitas pada KTP tersebut, korban diketahui berinisial S, seorang laki-laki berusia 73 tahun.
Dalam dokumen identitas tersebut tercantum alamat korban di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Temuan KTP tersebut menjadi petunjuk awal bagi kepolisian untuk mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal di kawasan Pasar Tingkat Lamongan.
Meski demikian, polisi masih melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas yang tercantum pada KTP benar-benar sesuai dengan korban.
Kepolisian juga masih melakukan pendalaman mengenai penyebab korban meninggal dunia. Jenazah telah dibawa ke RSML Lamongan untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Hingga Sabtu malam, petugas masih melakukan penanganan sesuai prosedur serta mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui keberadaan korban selama berada di sekitar kawasan Masjid Agung Lamongan dan Pasar Tingkat.
Polisi juga melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Untuk penyebab meninggalnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” ujar Hamzaid.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa mengenal atau memiliki informasi terkait korban agar menyampaikannya kepada petugas.
Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi sekaligus penanganan lebih lanjut terhadap korban.