FIFA tolak klaim kontrak Mateta! Bintang Crystal Palace mengalami pukulan besar dalam upaya hengkang
Budi Santoso August 23, 2026 10:26 AM

Jean-Philippe Mateta melihat usahanya untuk memaksakan kepindahan mengejutkan dari Crystal Palace menemui hambatan besar setelah gugatan hukumnya terkait status kontraknya ditolak. Penyerang asal Prancis itu berharap bisa meninggalkan Selhurst Park dengan status bebas transfer dengan berargumen bahwa kontraknya saat ini sudah tidak lagi sah.

FIFA menolak sengketa kontrak sang penyerang

Penyerang Crystal Palace, Mateta, mengalami kemunduran signifikan dalam upayanya memaksakan transfer dari Selhurst Park. Penyerang berusia 29 tahun itu dilaporkan membawa sengketa kontrak yang mengejutkan ke FIFA dengan tujuan agar kontraknya saat ini dinyatakan batal, tetapi badan sepak bola dunia tersebut menolak klaimnya.

Pemain Prancis itu saat ini masih terikat kontrak dengan The Eagles hingga 30 Juni 2027, namun ia meminta intervensi hukum dengan alasan bahwa dua bulan terakhir dalam kontraknya seharusnya dianggap tidak sah. Menurut laporan BBC, tim hukum Mateta berupaya mencari celah dalam klausul perpanjangan yang sebelumnya diaktifkan oleh klub.

Tribunal mendukung posisi Crystal Palace

Sebelum membawa perkara ini ke FIFA, sengketa tersebut lebih dulu didengar oleh tribunal independen berdasarkan aturan Liga Primer. Mateta awalnya menandatangani kontrak berdurasi empat setengah tahun dengan The Eagles pada Januari 2022 ketika ia bergabung dari klub Bundesliga, Mainz. Kesepakatan awal itu mencantumkan opsi khusus bagi klub untuk memperpanjang masa baktinya hingga 2027 — perpanjangan yang diaktifkan Palace pada 2024, meski kini Mateta berpendapat klausul itu seharusnya dianggap batal per 1 Juli.

Tribunal independen meninjau rincian kontrak tersebut serta pengaktifan perpanjangannya, dan pada akhirnya memutuskan memenangkan Crystal Palace. Mereka menilai kontrak itu sah secara hukum dan sepenuhnya mengikat. Baru setelah putusan domestik tersebut Mateta memutuskan membawa kasusnya ke badan pengatur sepak bola dunia, yang pada akhirnya menolak campur tangan dengan menyatakan bahwa perkara itu berada di luar kewenangannya.

Transfer yang gagal dan minat dari Eropa

Pertarungan hukum ini terjadi setelah setahun penuh ketidakpastian mengenai masa depan Mateta. Sang penyerang sudah cukup lama ingin meninggalkan Crystal Palace dan sempat sangat dekat dengan pintu keluar pada bursa transfer Januari. Seandainya ia berhasil membatalkan kontraknya lebih awal, ia akan menjadi salah satu agen bebas yang paling diburu di pasar.

Kepindahan potensial ke Serie A di tengah minat dari AC Milan dilaporkan batal pada tahap akhir proses karena ditemukan cedera saat pemeriksaan medis, yang menggagalkannya mendapatkan transfer permanen keluar dari Liga Primer. Meski gesekan hukum terus berlangsung dan keinginannya untuk pergi tetap ada, Mateta masih menjadi bagian penting dari skuad tim utama.

Rekor gol dan posisi terkini

Di bawah manajer baru Pierre Sage, keterlibatan Mateta terbatas pada laga pembuka musim karena ia ditarik keluar setelah hanya satu jam bermain dalam kekalahan 2-0 hari ini melawan Everton. Pentingnya dirinya bagi tim ditegaskan oleh kontribusi statistiknya sejak tiba di London. Penyerang itu telah mencetak 62 gol untuk Crystal Palace dalam 203 penampilan di semua kompetisi. Musim lalu menjadi periode yang sangat produktif bagi pemain Prancis tersebut, saat ia mencetak 12 gol di liga, setelah sebelumnya membukukan 14 gol pada musim sebelumnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.