Inovasi Faperta UNIKI Bireuen Manfaatkan Limbah Pertanian untuk Pakan Ternak
Faisal Zamzami August 23, 2026 11:39 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Buket Teukuh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (22/8/2026).

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian tersebut adalah pelatihan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan pakan alternatif ternak, di antaranya tongkol dan kulit jagung.

Kegiatan lapangan ini melibatkan mahasiswa Faperta UNIKI yang didampingi Dekan Faperta, Dr (c) Mizan Maulana, SP, MSi, bersama dosen Program Studi Peternakan, Muhammad Taufiq Hadi Wijaya, S.Pt., M.Pt., dan Trisna Windari, S.Pt., M.Si.

Kepala Humas UNIKI, Imam Taufik Harahap, SH, MSi, kepada Serambinews.com, Sabtu (22/8/2026), mengatakan pelatihan tersebut turut melibatkan mahasiswa Faperta sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman di lapangan.

Mahasiswa mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu pertanian dan peternakan yang diperoleh selama perkuliahan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama mitra Kelompok Ternak Desa Buket Teukuh. Para peternak diberikan pemahaman mengenai potensi berbagai limbah hasil pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan dapat diolah menjadi bahan pakan alternatif.

Baca juga: Faperta UNIKI Terapkan Teknologi Pakan Pelet dan Gertak Birahi Pascawabah PMK di Padang Sakti

Pemanfaatan limbah pertanian dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung efisiensi usaha peternakan. Selain mengurangi limbah yang terbuang, pemanfaatan tersebut juga diharapkan dapat membantu peternak memperoleh sumber bahan pakan yang mudah tersedia di lingkungan sekitar.

Dekan Faperta UNIKI, Mizan Maulana, menyampaikan kolaborasi antara bidang pertanian dan peternakan merupakan langkah penting dalam membangun sistem pertanian terpadu.

Menurutnya, sejumlah limbah pertanian, seperti tongkol dan kulit jagung, dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.

“Limbah pertanian jangan hanya dipandang sebagai sisa produksi. Dengan inovasi dan pengolahan yang tepat, limbah tersebut dapat menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya sebagai bahan pakan ternak,” ujarnya.

Sementara itu, dosen Program Studi Peternakan UNIKI memberikan pendampingan teknis kepada kelompok ternak mengenai pemanfaatan bahan lokal serta prinsip pengolahan pakan agar lebih aman dan sesuai dengan kebutuhan ternak.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Faperta UNIKI dalam menghadirkan sistem pertanian dan peternakan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berbasis potensi lokal.

Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan penelitian, pengabdian, serta pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani dan kelompok ternak.

Melalui kegiatan tersebut, Faperta UNIKI berharap masyarakat Desa Buket Teukuh semakin mandiri dalam mengelola potensi sumber daya lokal, khususnya dalam menyediakan pakan alternatif ternak sekaligus mengurangi permasalahan limbah pertanian di tingkat desa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.