TRIBUNJAMBI.COM - Lonjakan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla membayangi sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi pada Minggu (23/8/2026).
Berdasarkan pembaruan data pemantauan laman kualitas udara IQAir pukul 10.03 WIB, kepungan udara kotor kian meluas.
Kota Pontianak memimpin peringkat nasional setelah mencatatkan Indeks Kualitas Udara (AQI) di angka 280 yang masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat.
Kondisi memprihatinkan turut membayangi Bumi Sepucuk Jambi Lurah.
Provinsi Jambi kini menembus posisi 10 besar wilayah berudara memprihatinkan dengan skor AQI mencapai 153 yang masuk kategori Tidak Sehat.
Angka ini setara dengan Surabaya yang mencatatkan indeks serupa.
Kawasan penyangga ibu kota dan daerah industri seperti South Tangerang (185) serta Serpong (181) mengekor ketat di posisi dua dan tiga dengan status Tidak Sehat.
Sementara itu, Palembang (176), Pekanbaru (160), Jakarta (159), Bandung (149), hingga Palangkaraya (122) melengkapi jajaran kota dengan paparan polusi tinggi.
Menanggapi paparan polusi di daerah-daerah berdampak, masyarakat diimbau untuk mengambil langkah proteksi diri.
"Untuk melindungi diri dari polusi udara yang telah masuk kategori tidak sehat, sebaiknya menggunakan masker saat di luar ruangan," imbau IQAir dalam panduan keselamatannya.
Baca juga: Kualitas Udara Hari Ini: Pontianak Berbahaya, Palangkaraya Sangat Tidak Sehat, Jambi Sedang
Baca juga: DPR Minta Usut Otak Karhutla Kalimantan, 4 Korporasi Kini Diperiksa
Selain penggunaan masker, warga disarankan menyalakan penyaring udara (air purifier) di dalam ruangan, tidak membuka jendela demi mencegah masuknya udara kotor, serta membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
Urutan 10 Daerah Kualitas Udara Terburuk:
- Pontianak: indeks kualias udara 280 (Sangat Tidak Sehat)
- South Tangerang: indeks kualias udara 185 (Tidak Sehat)
- Serpong: indeks kualias udara 181 (Tidak Sehat)
- Palembang: indeks kualias udara 176 (Tidak Sehat)
- Pekanbaru: indeks kualias udara 160 (Tidak Sehat)
- Jakarta: indeks kualias udara 159 (Tidak Sehat)
- Jambi: indeks kualias udara 153 (Tidak Sehat)
- Surabaya: indeks kualias udara 153 (Tidak Sehat)
- Bandung: 149 (Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif)
- Palangkaraya: indeks kualias udara 122 (Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif)
*** DISCLAIMER
Mari hentikan pembakaran hutan sekarang, menjaga alam adalah kunci utama menjamin udara yang kita hirup tetap aman dan layak untuk kehidupan.
Baca juga: Modus 3 Klaster Korupsi Unsoed: Jalur Mandiri FK Hingga Proyek Kampus
Baca juga: Jambi Top 7, Inilah 6 Remaja Buronan Kasus Tawuran Tewaskan 1 Orang
Baca juga: Sosok Rajiv Singh, Politisi NasDem Curiga Karhutla Kalimantan Disengaja untuk Buka Lahan