TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sungguh miris kondisi terbaru desa adat Sade di Lombok usai insiden kebakaran.
Hingga kini asap tipis tampak mengepul dari sejumlah titik api dan sisa-sisa bara di lokasi kebakaran Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Kain tenun yang sebagian gosong tampak berserakan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Perabotan dapur dan gabah yang belum ditumbuk tampak berserakan di sejumlah lokasi.
Untuk diketahui, Desa Sade yang menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok, kini hampir seluruh bangunan di Desa Adat Sade yang terbuat dari bambu, kayu, bedek, dan atap ilalang, hangus terbakar.
Kebakaran hebat melanda desa adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Api dengan cepat membesar menyambar rumah-rumah warga.
Hingga Minggu (23/8/2026) pagi, warga dibantu aparat TNI masih tampak berusaha memadamkan sisa api dengan air dari mobil tangki air dari PDAM Lombok.
Baca juga: Jumlah Titik Kebakaran Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan, Warga Hirup Udara Tidak Sehat
Rohani (37) salah satu warga Desa Adat Sade mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.
"Sekitar jam 22.00 mulai api terus semakin membesar sampai kebakaran," kata Rohani.
Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran.
Api diduga berasal dari bangunan di dekat masjid yang ada di tengah Desa Sade.
"Di atas itu pertama kali dekat masjid mungkin korsleting listrik atau apa enggak tahu, tapi pertama kali dekat masjid. Sempat dipadamkan pertama kali pakai air tapi tidak bisa, terlalu besar apinya akhirnya terbakar semua," kata Rohani.
Pantauan Kompas.com sejumlah aparat TNI masih terus memantau sejumlah titik api.
Tim INAFIS telah menggelar olah TKP di Desa Adat Sade.
Sumber: Kompas.com