997 Rumah Masuk Program Bedah Rumah Meranti, 200 Unit Tahap Awal Hampir Tuntas
Muhammad Ridho August 23, 2026 02:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sebanyak 997 unit rumah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat alokasi program bantuan bedah rumah.

Bantuan tersebut disalurkan bertahap untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang lebih layak.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Meranti, Agustiono, mengatakan program tersebut sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Untuk Kabupaten Kepulauan Meranti sampai saat ini mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah sebanyak 997 unit. Bantuan ini disalurkan dalam beberapa tahap,” kata Agustiono, Minggu (23/8/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 unit merupakan alokasi tahap pertama.

Pembangunan saat ini terus berjalan.

Sebanyak 67 rumah telah selesai 100 persen, sedangkan 133 unit lainnya masih dalam pengerjaan.

Pemkab Meranti, kata Agustiono, terus memantau pelaksanaan pembangunan agar pengerjaan sesuai ketentuan dan bantuan diterima masyarakat yang berhak.

Selain 200 unit tahap pertama, Meranti mendapat tambahan 767 unit pada tahap 8 dan 9.

Alokasi tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Meranti dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

“Untuk tahap 8 dan 9 kita mendapatkan alokasi sebanyak 767 unit hasil kolaborasi bersama BNPP. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemilihan terbuka toko untuk pengadaan bahan material,” ujarnya.

Meranti juga memperoleh tambahan 30 unit rumah melalui usulan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk warga Desa Tanjung Bunga.

Baca juga: Bupati Kepulauan Meranti Asmar Tegaskan Tak Ada Setoran Jabatan, Pejabat Diminta Jaga Integritas

Saat ini, calon penerima bantuan 30 unit tersebut masih menjalani proses verifikasi. Setelah verifikasi selesai, pembangunan akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Untuk tambahan 30 unit dari usulan Ibu Dewi Juliani, saat ini masih dalam tahap verifikasi calon penerima. Setelah proses verifikasi selesai, program akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” jelas Agustiono.

Ia berharap seluruh tahapan berjalan lancar dan bantuan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan perbaikan rumah.

Menurut Agustiono, program bedah rumah bukan hanya menyangkut perbaikan bangunan.

Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian agar memenuhi unsur kelayakan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

“Harapan kita bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak, aman, sehat, serta memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima,” pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.